Menlu Iran: Sudah Tiba Waktunya Anggap Sanksi sebagai Kejahatan Kemanusiaan
Aug 13, 2025 17:10 Asia/Jakarta
-
Menlu Iran Sayid Abbas Araghchi
Pars Today – Menteri Luar Negeri Iran mengatakan sejak dekade 1970-an sampai sekarang, setiap tahun lebih dari 500 ribu orang kehilangan nyawa karena sanksi.
Sayid Abbas Araghchi, Rabu (13/8/2025) menegaskan, sudah tiba waktunya untuk menganggap sanksi-sanksi anti-kemanusiaan yang dipaksakan Amerika Serikat, dan sekutu-sekutunya sebagai kejahatan kemanusiaan.
Terkait dampak sanksi terhadap kehidupan warga sipil di dunia, dan pengingkarannya oleh Barat, Menlu Iran menjelaskan, “Rezim-rezim Barat mengklaim sanksi sebagai pengganti pertumpahan darah akibat perang, tapi apa kenyataannya?”
Ia melanjutkan, “Kajian terbaru yang dimuat jurnal medis The Lancet, menunjukkan bahwa sanksi-sanksi sepihak terutama yang diterapkan AS, bisa mematikan layaknya perang.”
Sayid Abbas Araghchi juga mengatakan bahwa korban asli sanksi kebanyakan adalah anak-anak dan orang lanjut usia.
“Negara-negara yang disanksi harus mengakhiri kezaliman ini dengan upaya koordinasi secara bersama-sama, dan bersatu,” pungkasnya. (HS)
Tags