Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina Kecam Pengakuan Tel Aviv atas Somaliland
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i183094-front_rakyat_untuk_pembebasan_palestina_kecam_pengakuan_tel_aviv_atas_somaliland
Pars Today - Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) mengecam pengakuan Israel atas “Republik Somaliland yang memproklamirkan diri” sebagai negara merdeka, dan menyebutnya sebagai tindakan agresi baru yang terang-terangan.
(last modified 2025-12-28T04:32:15+00:00 )
Des 28, 2025 11:24 Asia/Jakarta
  • Logo PFLP
    Logo PFLP

Pars Today - Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) mengecam pengakuan Israel atas “Republik Somaliland yang memproklamirkan diri” sebagai negara merdeka, dan menyebutnya sebagai tindakan agresi baru yang terang-terangan.

Menurut laporan IRNA mengutip Kantor Berita Shehab, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina menambahkan dalam sebuah pernyataan, “Dengan tindakan ini, rezim Zionis menargetkan persatuan negara-negara Arab dan Afrika dan merusak stabilitas nasional mereka.”

Tindakan ini bertujuan untuk menciptakan konflik dan perpecahan di wilayah Tanduk Afrika yang vital. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Sabtu (27/12/2025), PFLP menegaskan solidaritasnya dengan rakyat Somalia yang bersaudara dan menekankan persatuan, integritas teritorial, dan kedaulatan absolut Somalia.

PFLP menyatakan bahwa setiap upaya untuk memaksakan lembaga-lembaga paralel hanya melayani proyek kolonial Zionis di wilayah ini. Pengakuan ini meragukan dan memiliki tujuan jahat, termasuk eksploitasi kawasan untuk melaksanakan rencana pengusiran paksa dan pemindahan paksa terhadap rakyat Palestina.

FPLP memuji posisi bersatu Arab-Afrika dalam menolak langkah ini dan menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam serta Uni Afrika untuk mengintensifkan penentangan mereka terhadap pengaruh Zionis di negara-negara Arab dan benua Afrika.

Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina menekankan perlunya memperluas perjanjian sanksi dan melawan normalisasi hubungan dalam segala bentuknya untuk menetralisir entitas yang memicu kekacauan, kehancuran, dan perpecahan ini.

FPLP juga menekankan bahwa tidak akan ada keamanan dan stabilitas di kawasan atau dunia sampai entitas yang seperti kanker ini diberantas dari tanah kita. Pendudukan adalah sumber utama dari semua bentuk ketidakstabilan dan konflik regional.

Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina menyerukan kepada pasukan yang aktif di negara-negara Arab dan Afrika untuk waspada dan berdiri sebagai penghalang yang tak tertembus terhadap konspirasi Zionis dan Amerika yang menargetkan persatuan tanah kita, dan menekankan bahwa persatuan Somalia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keamanan nasional negara-negara Arab dan Afrika.

Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu mengakui Republik Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat pada hari Jumat (26/12).

Kantor Perdana Menteri Israel menambahkan, "Perjanjian dengan Somaliland dibuat dalam kerangka perjanjian yang dikenal sebagai "Pakta Abraham"."

Somaliland adalah wilayah yang terpisah dari Somalia, dan para pemimpinnya berharap bahwa melalui perjanjian ini mereka dapat memperoleh opini yang baik dari negara-negara di dunia untuk pengakuan internasional.

Rezim Zionis Israel berupaya mengirim warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza ke wilayah ini dari Afrika dengan dukungan Amerika Serikat untuk melaksanakan rencana pengungsian paksa.(sl)