Hamas: Israel Ingin Menggagalkan Gencatan Senjata
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i183880-hamas_israel_ingin_menggagalkan_gencatan_senjata
Pars Today - Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dalam sebuah pernyataan menyinggung pelanggaran berkali-kali gencatan senjata oleh musuh Zionis terkait kegagalan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.
(last modified 2026-02-10T09:41:40+00:00 )
Jan 10, 2026 13:34 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Pars Today - Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dalam sebuah pernyataan menyinggung pelanggaran berkali-kali gencatan senjata oleh musuh Zionis terkait kegagalan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Menurut laporan IRNA hari Sabtu (10/01/2026) dini hari mengutip Al Jazeera, gerakan Hamas dalam pernyataannya menyampaikan kepada negara-negara mediator dan penjamin gencatan senjata bahwa aksi teror yang dilakukan rezim Zionis dengan alasan tidak berdasar membahayakan gencatan senjata sampai di ambang kehancuran.

Kantor media pemerintah di Jalur Gaza hari Jumat (09/01) malam dalam sebuah laporan mengonfirmasikan 1.193 kasus pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis.

Laporan ini menambahkan, "Sepanjang 90 hari lalu setelah penetapan gencatan senjata, hanya 23.019 truk pembawa bantuan kemanusiaan yang memasuki Jalur Gaza, sementara seharusnya 54 ribu truk pembawa bantuan kemanusiaan yang masuk ke daerah ini."

Sesuai dengan laporan ini, akibat runtuhnya lebih dari 50 rumah di Jalur Gaza, puluhan warga yang gugur syahid dan terluka, di mana sebelumnya dibombardir oleh musuh Zionis atau rusak.

Kantor media pemerintah di Jalur Gaza dalam laporan ini mengumumkan bahwa lebih dari 127 ribu tenda di Jalur Gaza tidak dapat digunakan akibat kondisi lingkungan dan iklim. Tenda-tenda ini tidak mampu memenuhi kebutuhan minimal untuk tempat tinggal lebih dari 1,5 juta pengungsi.

Di akhir laporannya, kantor media pemerintah di Gaza memeringatkan kondisi kemanusiaan yang sangat mengkhawatirkan akibat ditutupnya jalur-jalur penyeberangan.(sl)