Trump Minta Dua Anggota Kongres Muslim Diusir dari AS
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i186110-trump_minta_dua_anggota_kongres_muslim_diusir_dari_as
ParsToday – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut dua anggota Kongres dari Partai Demokrat dideportasi dari AS sehari setelah terlibat adu mulut dengan mereka.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Feb 26, 2026 09:09 Asia/Jakarta
  • Ilhan Omar dan Rashida Tlaib
    Ilhan Omar dan Rashida Tlaib

ParsToday – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut dua anggota Kongres dari Partai Demokrat dideportasi dari AS sehari setelah terlibat adu mulut dengan mereka.

Melaporkan dari Reuters, IRNA pada Kamis, 26 Februari 2026, Trump di platform media sosialnya, Truth Social, menulis bahwa Rashida Tlaib dan Ilhan Omar memiliki "mata melotot dan merah dari orang-orang gila, gangguan mental, dan sakit" yang menurutnya perlu dirawat di rumah sakit jiwa. "Sejujurnya, mereka tampaknya perlu dirawat di rumah sakit jiwa," tulis Trump.

Trump menambahkan bahwa mereka harus "dikembalikan ke tempat asal mereka sesegera mungkin".

Ilhan Omar, anggota Kongres dari Minnesota, berdarah Somalia. Rashida Tlaib, anggota Kongres dari Michigan, berdarah Palestina.

Omar, Rabu pagi, selama pidato tahunan Trump, berteriak menuduh presiden AS "membunuh orang Amerika". "Kamu pembunuh! Kamu harus malu!" teriaknya. Tlaib bergabung dalam protes dengan mengulangi pernyataan serupa.

Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries menyebut retorika Trump terhadap Tlaib dan Omar sebagai "xenofobia" dan "memalukan". Ia mengatakan pernyataan itu menunjukkan presiden AS "sedang hancur".

Edward Ahmed Mitchell, wakil direktur Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), mengatakan pernyataan Trump rasis dan fanatik.

"Dua anggota Kongres Muslim Amerika dikritik karena mengkritik penembakan warga Amerika oleh petugas imigrasi AS, lalu harus dideportasi ke negara kelahiran atau asal leluhur mereka?" ujarnya.(sl)