Jun 22, 2024 12:39 Asia/Jakarta
  • Survei Terbaru: Pemukim Zionis Tidak Percaya Tentara Israel akan Menang Hadapi Hizbullah

Kanal 12 rezim Zionis mempublikasikan hasil survei terbaru yang mengumumkan menurunnya kepercayaan masyarakat Israel terhadap tentaranya untuk mewujudkan kemenangan dalam perang menghadapi Hizbullah Lebanon.

Tehran, Parstoday- Pusat Informasi Palestina mengutip hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Studi Keamanan Nasional Israel menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk wilayah pendudukan percaya bahwa tujuan perang Gaza tidak akan tercapai sepenuhnya atau sebagian besar.

Sebelumnya, media rezim Zionis menggambarkan rilis video dan gamba dari drone canggih Hud Hud Hizbullah Lebanon  sebagai hal yang sangat mengkhawatirkan dan mengumumkan bahwa Hizbullah tidak merilis video korban tewas atau terluka, tetapi memamerkan kemampuan intelijennya.

Sumber Zionis ini juga menegaskan mengenai waktu perilisan video ini dengan mengungkapkan bahwa waktu pembuatan video ini bukanlah suatu kebetulan, melainkan bertepatan dengan kunjungan Amos Hochstein, utusan khusus AS untuk Lebanon dan Israel.

Dalam konteks ini, analis Zionis Yossi Melman mengatakan, "Perencana strategis Hizbullah telah berhasil mengumpulkan informasi dari wilayah kami dalam 18 tahun terakhir, sejak perang tahun 2006, dan ini merupakan pencapaian yang luar biasa,".

Koran New York Times juga melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan kebijakan-kebijakan destruktifnya membuat rezim ini semakin terkucil.

Koran ini dalam artikelnya mengungkapkan bahwa kebijakan Israel saat perdamaian pun membuat gila, tapi di masa perang, secara resmi hanya sebuah kegilaan. Israel semakin hari kian ditinggalkan, karena tidak ada negara yang bersedia mengiringi kebijakan ini.

Thomas L. Friedman, analis New Yok Times dalam sebuah artikelnya dengan judul "Israel yang kita kenal telah musnah" menegaskan kegagalan Israel.

Business Insider melaporkan lonjakan migrasi dari wilayah pendudukan dan anjlloknya investasi di wilayah ini sebesar 232 persen.

Tidak hanya itu, kini Israel bukan termasuk dalam 10 negara teratas dalam hal daya tarik investor dunia, dan hal ini terjadi untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade terakhir.

Henley & Partners melaporkan bahwa perang yang terus berlanjut tidak hanya menghancurkan citra rezim Zionis sebagai tempat yang aman untuk berinvestasi, namun juga menjadi ancaman terhadap pencapaian ekonominya.(PH)

Tags