Walla: Israel Harus Bersiap, 5.000 Rudal dan Drone Ditembakkan ke Tel Aviv
https://parstoday.ir/id/news/event-i166680-walla_israel_harus_bersiap_5.000_rudal_dan_drone_ditembakkan_ke_tel_aviv
Parstoday - Media Rezim Zionis, menyebut serangan drone Yaman ke Tel Aviv, sebagai sebuah kekalahan total bagi Israel, dan memperingatkan perang besar di seluruh Timur Tengah melawan Israel.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 20, 2024 12:49 Asia/Jakarta
  • serangan drone Yaman ke jantung Tel Aviv
    serangan drone Yaman ke jantung Tel Aviv

Parstoday - Media Rezim Zionis, menyebut serangan drone Yaman ke Tel Aviv, sebagai sebuah kekalahan total bagi Israel, dan memperingatkan perang besar di seluruh Timur Tengah melawan Israel.

Situs berita Walla, Jumat (19/7/2024) melaporkan, dilihat dari berbagai dimensi, serangan Yaman, ke Tel Aviv, berbahaya. Serangan ini teleh menyebabkan kekuatan pasukan Israel, melemah.
 
Menurut media yang dekat dengan Angkatan Bersenjata Israel itu, "Kita harus memahami bahwa ancaman nyata adalah perang besar yang akan segera dimulai."
 
Mengutip beberapa pakar Zionis, Walla menjelaskan, perang ini akan meliputi penembakan lebih dari 5.000 rudal dan drone ke Gush Dan, di Tel Aviv, yang akan menjadi lokasi paling rentan diserang daripada beberapa lokasi lain di Timur Tengah.
 
Walla mengakui serangan-serangan yang dilakukan pasukan perlawanan ke Israel, tahun ini telah melemahkan kekuatan pasukan Israel, untuk memulai perang luas dan besar.
 
Gelombang susulan operasi militer Yaman ke jantung Tel Aviv, Jumat dinihari terus berlangsung, dan media-media Zionis, mengakui bahwa pasukan Israel, kembali kalah.
 
Militer Israel, menjelaskan alasan gagalnya sistem pertahanan udara Israel, dalam mengidentifikasi dan menangkis drone yang ditembakkan pasukan Yaman.
 
"Sistem pertahanan udara Israel, berhasil mengenali drone tersebut, tapi keliru dan tidak menganggapnya sebagai agresor. Kesalahan manusia yang menjadi penyebabnya," kata Militer Israel.
 
Surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, mengakui tidak ada satu pun sistem pertahanan darat, udara dan laut rezim ini yang berhasil melacak drone Yaman, sampai ia tiba di Tel Aviv, dan ini adalah kesalahan operasi yang besar.
 
Juru bicara Angkatan Bersenjata Rezim Zionis Daniel Hagari, mengatakan, "Sistem pertahanan Israel, tidak bisa memberikan perlindungan 100 persen. Kami akan menyelidiki masalah ini, dan berusaha memperbaikinya." (HS)