Laksamana Irani: AS Takut Mati Sama Senjata Baru Kami!
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189168-laksamana_irani_as_takut_mati_sama_senjata_baru_kami!
Pars Today - Panglima Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran menyatakan bahwa pasukan bersenjata Iran telah menutup Selat Hormuz dari Laut Arab. Ia menegaskan bahwa musuh pasti akan melihat senjata baru yang sangat mereka takuti.
(last modified 2026-04-30T05:44:36+00:00 )
Apr 30, 2026 15:30 Asia/Jakarta
  • Laksamana Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Artesh Iran (tentara reguler)
    Laksamana Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Artesh Iran (tentara reguler)

Pars Today - Panglima Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran menyatakan bahwa pasukan bersenjata Iran telah menutup Selat Hormuz dari Laut Arab. Ia menegaskan bahwa musuh pasti akan melihat senjata baru yang sangat mereka takuti.

Sebagaimana dilaporkan Pars Today, 30 April 2026, Laksamana Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Artesh Iran (tentara reguler), dalam wawancara khusus dengan program berita mengatakan bahwa dalam perang yang dipaksakan ketiga, musuh mendekatkan diri ke Iran melalui laut. Ia memperingatkan, "Jika musuh melangkah lebih maju, kami akan segera melakukan tindakan operasional. Kami bersumpah dengan tetes darah terakhir untuk membalas syuhada kami."

Irani menegaskan, "Sebentar lagi, mereka pasti akan melihat senjata dari kami yang sangat mereka takuti, dan sudah berada di dekat telinga mereka! Saya harap mereka tidak terkena serangan jantung!"

Menurutnya, Amerika Serikat lebih buruk daripada perompak Somalia karena perompak Somalia melakukannya karena kemiskinan, sementara AS malah menambah praktik penyanderaan.

Laksamana Irani juga menyebut keberhasilan mematahkan blokade laut AS terhadap Iran, dengan kapal-kapal yang berhasil keluar dari pelabuhan kami, beberapa mencapai tujuan, dan lainnya merapat di pelabuhan Iran.

Ia mengakhiri dengan menegaskan bahwa sesuai dengan perintah Pemimpin Revolusi, bahwa pukulan telak harus diberikan kepada musuh di laut, pasti akan ada pukulan yang membuat musuh menyesal.(sl)