Sekilas Perkembangan Palestina dan Lebanon
-
Anak Palestina
Parstoday- Tank-tank dan pasukan infantri rezim Zionis Israel kembali memasuki distrik Taibeh, Lebanon dan melakukan penembakan serta menyerang rumah-rumah.
Serangan kembali Israel ke Lebanon, jajak pendapat media Ibrani Maariv, jumlah korban perang Gaza dan pembebasan dokter Palestina, serta....adalah sejumlah berita pilihan yang kami rangkum mengenai Lebanon dan Palestina.
Serangan Tank Israel ke Distrik Taibeh di Lebanon
Televisi al-Manar seraya mengumumkan serangan terbaru tank-tank dan pasukan infantri Zionis ke distrik Taibeh, Lebanon dan penembakan serta penyerangan ke rumah-rumah warga, juga melaporkan terjadinya ledakan yang terjadi di antara distrik Taibeh dan Odaisseh di Lebanon selatan yang dilakukan oleh Israel bersamaan dengan patroli besar-besaran pasukan rezim penjajah ini.
Mikati: Harus Diambil Langkah Serius untuk Selamatkan Lebanon
Perdana Menteri sementara Lebanon, Najib Mikati seraya hadir di istana kepresidenan negara ini mengatakan: Saya telah berbicara dengan Presiden Joseph Aoun mengenai tantangan yang ada dan kondisi wilayah selatan, serta pentingnya penarikan segera dan total pasukan rezim Zionis serta dihentikannya pelanggaran rezim ini, dan juga harus diambil langkah hukum.
Macron akan segera Berkunjung ke Lebanon
Istana Élysée mengumumkan bahwa Presiden Prancis, Emmanuel Macron akan segera berkunjung ke Lebanon menyusul penunjukan presiden baru negara tersebut.
Jajak Pendapat Maariv; 88 Persen Warga Zionis Menuntut Kesepakan di Gaza
Jajak pendapat Koran Maariv di Palestina pendudukan menunjukkan bahwa 88 persen warga Zionis menuntut pencapaian kesepakatan terkait krisis Gaza.
Pembebasan Dokter Palestina seetlah 11 bulan
Televisi al-Quds merilis video Mahmoud Abu Shahada, dokter Palestina yang dibebaskan setelah mendekam selama 11 bulan di penjara rezim Zionis, dan ia kemudian kembali ke rumah sakit di Khan Yunis.
Hamas: Kami tidak Takut Ancaman Trump
Abdulrahman Shadid, salah satu anggota senior Hamas mengatakan: Ancaman Amerika tidak penting bagi bangsa Palestina, dan warga Palestina memahami bahwa mereka di pihak yang benar, dan berjuang demi hak dan ketenangan mereka sehingga dapat hidup di negara mereka sendiri seperti layaknya bangsa-bangsa lain di dunia.
Jumlah Korban Perang Gaza Melampaui 46 ribu orang
Berdasarkan riset universitas kedokteran London yang dirilis oleh Lancer Journal, antara 7 Oktober 2023 hingga 30 Juni 2024, terjadi sekitar 64.260 kasus kematian akibat cidera dan luka-luka di Jalur Gaza.
Sementara itu, Departemen Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan jumlah korban dalam kurun waktu tersebut mencapai 37.877 orang. (MF)