Kemlu Iran: Gencatan Senjata, Kekalahan Memalukan bagi Israel dan Pendukungnya
Jan 20, 2025 16:00 Asia/Jakarta
-
Jubir Kemlu Iran Esmaeil Baghaei
Parstoday – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menyebut gencatan senjata di Gaza, sebagai kekalahan yang sangat memalukan bagi Israel dan para pendukungnya.
Esmaeil Baghaei, Senin (20/1/2025) mengatakan, gencatan senjata adalah bukti dan perwujudan lain dari kemenangan tekad, perlawanan, dan ketabahan menghadapi penjajahan serta penindasan.
Ditanya tentang kesepakatan gencatan senjata dan kekalahan Israel di perang Gaza, Baghaei menuturkan, “Baik negara-negara kawasan Asia Barat, maupun masyarakat kawasan dan lebih jauh dari itu, di level internasional, semua mengambil pelajaran yang nyata dari peristiwa ini.”
Ia menambahkan, “Jika kemenangan diukur dengan seberapa banyak lawan yang dibunuh, tingkat kerusakan, dan level kejahatan yang dilakukan, maka bisa dikatakan Rezim Zionis menang.”
Jubir Kemlu Iran melanjutkan, “Akan tetapi pelanggaran hukum internasional, dan pelanggaran aturan pada level tertinggi tercatat sebagai prestasi Rezim Zionis dalam 16 bulan perang. Israel melanggar seluruh garis merah hukum, moral, dan kemanusiaan.”
“Kejahatan ini tidak mungkin dilakukan tanpa dukungan Amerika Serikat, dan beberapa negara Barat, yang mengerahkan seluruh upayanya di bidang militer, politik dan media untuk memperkuat Rezim Zionis supaya dapat melanjutkan kejahatan,” paparnya.
Baghaei menegaskan, “Apa yang baru saja terjadi adalah kekalahan yang sangat memalukan bagi Rezim Zionis, dan para pendukungnya, pertama menunjukkan bahwa rezim ini tidak meyakini konsep-konsep hak asasi manusia, dan kemdian, faktor determinan di sini adalah perlawanan rakyat Palestina, dan perlawanan yang muncul dari dalam, serta tidak tergantung pada individu, kelompok atau negara mana pun.”
Menurut Jubir Kemlu Iran, hal ini adalah kabar gembira bagi kemenangan-kemenangan yang lebih besar di masa depan kawasan Asia Barat, dan Palestina. (HS)