Presiden RI: Progam Hilirisasi Terus Berlanjut
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i151778-presiden_ri_progam_hilirisasi_terus_berlanjut
Presiden RI, Joko Widodo menegaskan rakyat harus berani mengingatkan pemimpin berikutnya untuk terus melanjutkan hilirisasi di segala bidang.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 20, 2023 11:20 Asia/Jakarta
  • Presiden RI: Progam Hilirisasi Terus Berlanjut

Presiden RI, Joko Widodo menegaskan rakyat harus berani mengingatkan pemimpin berikutnya untuk terus melanjutkan hilirisasi di segala bidang.

Situs Antara melaporkan, Presiden jokowi dalam sambutannya pada acara Pengukuhan DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Tahun 2023-2026 dan Peresmian Pembukaan Rakernas GAMKI Tahun 2023, di Medan, Sumatera Utara, Sabtu mengatakan, "Jadi jangan ekspor bahan mentah, nanti tolong diingatkan pemimpin yang akan datang jangan ekspor bahan mentah, rakyat harus berani mengingatkan mengenai itu,".

Pada kesempatan tersebut, Presiden untuk kesekian kalinya mengingatkan pentingnya hilirisasi di segala bidang. Hilirisasi adalah upaya menjadikan bahan mentah menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi sebelum diekspor.

Presiden Widodo menegaskan, bangsa Indonesia sudah lebih dari 400 tahun, sejak zaman VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), selalu mengekspor bahan mentah.

Meski mendapat uang dari ekspor bahan mentah itu, namun jumlahnya sangat kecil.

Dia kembali mencontohkan hilirisasi nikel yang sudah berhasil dilakukan pemerintahan saat ini.

Sebelum dilakukan hilirisasi periode tahun 2020, hilirisasi nikel hanya memberikan profit Rp32 triliun dalam satu tahun. Setelah dilakukan hilirisasi, keuntungan naik berlipat-lipat menjadi Rp510 triliun.

Jokowi menegaskan negara memperoleh royalti serta pajak dari perusahaan eksportir tersebut.

Di sisi lain, dengan hilirisasi maka lapangan kerja terbuka di dalam negeri.

"Karena negara dari nikel itu sekali lagi dapat PPn pajak pertambahan nilai, dapat PPh perusahaan, dapat PPh karyawan, dapat royalti, dapat penerimaan negara bukan pajak, dapat bea ekspor, dapat banyak sekali," tuturnya.

"Dan khusus kayak Freeport, karena kita menjadi pemilik saham terbesar, kita masih mendapatkan lagi dividen, jadi itu yang namanya hilirisasi," imbuhnya.

Kepala Negara RI menyampaikan contoh yang diutarakan-nya baru dari sisi komoditas nikel. Menurutnya keuntungan negara akan lebih besar jika hilirisasi dilakukan juga terhadap komoditas lain, semisal, bauksit, tembaga, timah, batu bara bahkan komoditas non-pertambangan seperti minyak kepala sawit/CPO, rumput laut hingga ikan mentah dan lainnya.(PH)