Kapolri Mulai Kunjungi Tiga Negara Sahabat
-
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Warga Indonesia di RII.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) memulai kunjungannya ke tiga negara ; Republik Islam Iran, Turki dan Arab Saudi.
Iran menjadi tujuan pertama lawatan Jenderal Pol Tito Karnavian pada pekan ini. Ia tiba di Tehran, ibukota negara ini negara ini pada Rabu (24/5/2017) petang.
Setibanya di Iran, Tito bersama rombongannya langsung menuju ke Wisma Kedutaan Besar RI untuk menghadiri acara ramah tamah dengan masyarakat Indonesia di Iran terutama para staf Kedubes RI di Tehran.
Dalam acara tersebut, Octaviano Alimuddin, Dubes RI untuk Tehran memberikan sambutan dan menjelaskan singkat mengenai situasi keamanan di Iran dan kondisi masyarakat Indonesia yang tinggal di negara ini.
Octaviano juga menyinggung singkat mengenai kepolisian Iran. Menurutnya, ada kemiripan antara misi kepolisian RI dan kepolisian Iran.
Usai sambutan tersebut, Kapolri menjelaskan kerjasama kepolisian RI dengan Iran untuk menangani berbagai bentuk tindakan kriminal seperti perdagangan narkotika.
Tito juga menjelaskan rencana kunjungannya ke Turki setelah dari Iran untuk menjalin kerjasama penanganan terorisme. Menurutnya, lawatan ke Turki juga untuk meresmikan atase polisi dan liaison officers (LO).
Kapori juga mengabarkan rencana kunjungannya ke Arab Saudi setelah dari Turki sebagai tanggapan dari lawatan Kepala Polisi Arab Saudi, Komjen Othman bin Naseer Al Mehrej ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Brigjen Naufal Yahya, Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol mengatakan, Kapolri akan mengunjungi sejumlah negara sahabat dalam sepekan ke depan, dimulai dari Iran, Turki, hingga Arab Saudi.
"Berangkat Rabu (24/5) hingga satu mingguan. Ke Iran untuk menandatangani MoU tentang transnational crime dan ke Turki untuk meresmikan atase polisi kita di sana," kata Nauval yang sedang berada di Laos seperti dikutip Beritasatu.com.
Menurut laporan tersebut, saat ini telah ada sembilan atase Polri dan enam liaison officers (LO) di luar negeri. Dengan adanya atase di Turki, maka jumlah atase Polri menjadi sepuluh.
Sembilan atase Polri yang berpangkat Kombes itu ada di Amerika Serikat, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Australia, Singapura, Thailand, Belanda, dan Arab Saudi. Sementara LO yang berpangkat AKBP, ada di Davao, Hong Kong, Johor Baru, Penang, Kuching, dan Tawau.
Turki dipilih karena terkait kerjasama penanganan organisasi teroris Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Banyak WNI yang diduga kuat hendak bergabung dengan ISIS melalui Turki. Untuk itu atase Polri di Turki adalah perwira dari Densus.
Terkait dengan rencana kunjungan Kapolri ke Arab Saudi, Naufal mengatakan, "Diundang Kepala Polisi Arab Saudi Kan beliau sudah berkunjung kemari." (RA)