Indonesia Kritik Kinerja Lemah ASEAN soal HAM
-
Jose Antonio Morato Tavares
Kepala Delegasi Diplomasi Republik Indonesia di ASEAN, Jose Antonio Morato Tavares mengkritik kinerja lemah organisasi ini terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM) seperti krisis Muslim Rohingya di Myanmar.
Menurut laporan IRNA, Jose Antonio Morato Tavares Sabtu (20/1) di pidatonya mengatakan, mengingat ASEAN telah menerima deklarasi HAM dunia pada November 2012, maka organisasi ini berkewajiban untuk lebih aktif menangani isu dan kendala terkait HAM di wilayah ini khususnya kondisi pengungsi Muslim Rohingya.
Saat berbicara di Seminar Perspektif ASEAN di tahun 2018 yang digelar di selatan Jakarta, Jose Antonio Morato Tavares menambahkan, sekretariat organisasi ini tidak mampu mengambil langkah-langkah diplomatik yang diperlukan untuk menghentikan pelanggaran HAM di Rohingya.
Berdasarkan data yang ada, akibat serangan militer Myanmar terhadap Muslim Ronihnya di Provinsi Rakhine sejak 25 Agustus 2017, lebih dari enam ribu Muslim Rohingya tewas, delapan ribu lainnya terluka dan lebih dari 500 ribu mengungsi ke Bangladesh. (MF)