Lagi, Teroris Abu Sayyaf Sandera WNI
-
Kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina
Kelompok teroris Abu Sayyaf kembali menyandera tiga nelayan asal Indonesia dan Malaysia.
The Straits Times, Rabu (20/2) melaporkan sebuah video yang beredar menyebutkan tiga nelayan yang disandera Abu Sayyaf yaitu dua warga Indonesia, Heri Ardiansyah (19) dan Hariadin (45), serta satu orang warga Malaysia bernama Jari Abdulla (24).
"Saya adalah Warga Negara Indonesia, pekerjaan saya nelayan di Sabah, Sandakan. Saya kena tangkap oleh Abu Sayyaf di Laut Sandakan. Saya minta perhatian pemerintah Republik Indonesia, terutama Presiden dan Bapak Dadang yang mengurus," ujar seorang sandera dalam video yang tersebar di media sosial.
Menanggapi video terkait, Kementerian Luar Negeri RI memberikan sejumlah konfirmasi pada Rabu (20/2) malam.

Mereka menyatakan telah menerima laporan penculikan itu, serta telah menghubungi keluarga sandera sembari terus melakukan langkah-langkah pembebasan.
"Kedua orang yang muncul di video adalah WNI asal Wakatobi, Sulawasi Tenggara, atas nama Hariadin dan Heri Ardiansyah. Keduanya diculik kelompok bersenjata Filipina Selatan saat bekerja menangkap ikan di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia pada 5 Desember 2018 bersama satu orang warga negara Malaysia," kata pihak Kemenlu dilansir situs CNNIndonesia hari Kamis.
Menurut Kemenlu RI, kasus ini adalah penculikan ke-11 yang dilakukan terhadap WNI di perairan Sabah, Malaysia, oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan.(PH)