Komandan AL Iran dan Prancis Bertemu di Pulau Reunion
https://parstoday.ir/id/news/iran-i100262-komandan_al_iran_dan_prancis_bertemu_di_pulau_reunion
Komandan Angkatan Laut Iran menekankan penarikan armada perang Amerika Serikat dan Uni Eropa dari dekat perairannya di Teluk Persia dan Laut Oman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 30, 2021 18:45 Asia/Jakarta
  • Laksamana Pierre Vandier (kiri) dan Laksamana Muda Hossein Khanzadi.
    Laksamana Pierre Vandier (kiri) dan Laksamana Muda Hossein Khanzadi.

Komandan Angkatan Laut Iran menekankan penarikan armada perang Amerika Serikat dan Uni Eropa dari dekat perairannya di Teluk Persia dan Laut Oman.

Laksamana Muda Hossein Khanzadi menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan timpalannya dari Prancis, Laksamana Pierre Vandier di sela-sela acara Simposium Angkatan Laut Samudra Hindia (IONS) di Pulau Reunion, Prancis.

Laksamana Muda Khanzadi mengatakan, Iran tidak bisa tidak memprotes kehadiran Uni Eropa dan kapal Angkatan Laut AS di dekat pantainya.

"Kami percaya bahwa pengaturan keamanan yang tidak menguntungkan seperti itu (kehadiran Angkatan Laut AS dan Eropa), tidak akan memperkuat keamanan kolektif dan harus ditangguhkan," tegasnya dalam pertemuan hari Rabu, 30 Juni 2021.

Dia juga memberitahu komandan Prancis bahwa Angkatan Laut Iran memantau dengan cermat pergerakan pasukan koalisi pimpinan AS, termasuk kapal-kapal perang Eropa dan Prancis di Teluk Persia.

"Iran percaya bahwa keamanan maritim di setiap wilayah geografis harus dipastikan oleh negara-negara regional saja," tegas Laksamana Muda Khanzadi.

Sementara itu, Laksamana Vandier mengatakan negara-negara Eropa harus mengerahkan pasukan ke Teluk Persia untuk memastikan keamanan regional, tetapi Prancis tidak mengambil bagian dalam operasi AS.

"Prancis berusaha untuk memutuskan secara independen dan tanpa dukungan dan informasi yang diberikan oleh AS," tambahnya.

Angkatan Laut Prancis, lanjutnya, belum pernah terlibat dalam bentrokan dengan negara-negara di pesisir Teluk Persia.

"Prancis dan Eropa mendukung pembentukan keamanan tanpa pertempuran dan ketegangan. Pasukan Prancis bekerja sama dengan AS dan juga bersedia bekerja sama dan memiliki kontak dengan Angkatan Laut Iran," tegas Laksamana Vandier. (RM)