Iran Siap Bantu Hentikan Perang Ukraina
Menteri luar negeri Iran dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Turki mengumumkan dukungan untuk solusi politik di Ukraina dan menyatakan kesiapan Tehran untuk membantu mengakhiri perang.
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Hossein Amir Abdollahian dalam percakapan telpon dengan sejawatnya dari Turki Mevlüt Cavosoglu hari Senin (7/3/2022) membahas perkembangan terakhir dalam hubungan bilateral, beberapa masalah regional dan internasional, termasuk krisis Ukraina.
Dalam percakapan telepon ini, Amir Abdollahian menyampaikan kesiapan delegasi dari Kementerian Luar Negeri Iran untuk berpartisipasi dalam pertemuan Dewan Diplomatik Antalya untuk membahas solusi politik krisis Ukraina.
"Hubungan bilateral berada di jalur kemajuan dan perkembangan. Pekan depan delegasi dari kedua negara akan melakukan perjalanan ke Tehran dan Ankara untuk mengejar pengembangan hubungan yang komprehensif," ujar Menlu Iran
Sementara itu, Menlu Turki menekankan langkah-langkah efektif dan nyata dalam memajukan hubungan bilateral dengan dukungan kedua presiden, dan menyebut hubungan kedua negara sangat baik dan bersahabat.
Menyikapi keprihatinan atas eskalasi krisis Ukraina dan kemungkinan bencana kemanusiaan dan gelombang pengungsi yang terus meningkat, menlu Turki mengatakan bahwa tujuan pertemuan trilateral Menteri Luar Negeri Rusia, Turki dan Ukraina di Antalya untuk mewujudkan gencatan senjata yang bersinambungan.
Menanggapi gerakan provokatif Barat di dekat perbatasan Rusia, Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari memerintahkan operasi militer khusus di wilayah Donbass sebagai tanggapan atas permintaan bantuan militer dari para pemimpin Republik Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur.
Rusia mengklaim operasi militernya di Ukraina bukanlah awal dari perang, tapi upaya untuk mencegah perang besar di seluruh dunia.(PH)