Rahbar: HAM Islami Berpijak dari Ketakwaan dan Rasionalitas !
https://parstoday.ir/id/news/iran-i13375-rahbar_ham_islami_berpijak_dari_ketakwaan_dan_rasionalitas_!
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan urgensi peran lebih aktif lembaga yudikatif dalam menindaklanjuti hak bangsa Iran yang dirampas akibat sanksi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 30, 2016 01:46 Asia/Jakarta
  • Rahbar: HAM Islami Berpijak dari Ketakwaan dan Rasionalitas !

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan urgensi peran lebih aktif lembaga yudikatif dalam menindaklanjuti hak bangsa Iran yang dirampas akibat sanksi.

Kantor penerangan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengabarkan pertemuan antara Ayatullah Udzma Sayid Ali Khamenei dan pejabat lembaga yudikatif Iran Rabu sore (29/6).

Rahbar dalam pertemuan tersebut menyinggung vonis sepihak pengadilan AS yang membekukan aset bangsa Iran dengan alasan yang direkayasa dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

"Perampasan hak bangsa Iran melalui sanksi adalah realitas yang harus ditindaklanjuti secara hukum di tingkat dunia," ujar Ayatullah Khamenei.

Rahbar juga menegaskan tindak lanjut hak ribuan korban teroris di Iran, dan pengajuan gugatan terhadap pemerintah yang mendukung secara terang-terangan dan di balik layar para pelakunya.

Selain itu, Ayatullah Khamenei menyampaikan bahwa pembelaan terhadap hak tokoh-tokoh yang tertindas di seluruh dunia sebagai tanggung jawab pejabat jawatan peradilan Iran.

Rahbar menilai lembaga pengadilan dan hukum juga harus menghidupkan hak asasi manusia Islami di tingkat dunia.

"HAM yang dikibarkan Barat disusun berdasarkan prinsip yang keliru. Oleh karena itu, HAM Islami yang berpijak pada ketakwaan dan rasionalitas harus disampaikan dan ditindaklanjuti di tingkat opini publik dunia dan masyarakat hukum," tegas Rahbar.

Di bagian lain statemennya, Ayatullah Khamenei mengkritik sikap PBB yang menutup mata atas terjadinya kejahatan pembantaian terhadap anak-anak di Yaman oleh sejumlah negara, karena menerima kompensasi uang dari mereka.

"Masalah ini termasuk pelanggaran HAM sebenarnya, dan di tingkat dunia harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan pengadilan," papar Rahbar.

Dalam pertemuan Rabu sore, Ayatullah Khamenei juga menyinggung semakin dekatnya momentum peringatan Hari Quds Sedunia.

"Dengan rahmat Ilahi, pada hari Jumat (1/7) akan dikumandangkan suara pembelaan secara lantang terhadap rakyat tertindas Palestina di seluruh Iran dan dunia Islam, dan umat Islam akan menjalankan kewajiban penting membela yang terzalimi," pungkasnya. (PH)