Raisi: Mendukung Perusuh dan Teroris Tidak akan Untungkan Barat
https://parstoday.ir/id/news/iran-i133872-raisi_mendukung_perusuh_dan_teroris_tidak_akan_untungkan_barat
Presiden Republik Islam Iran menilai langkah negara-negara Barat mendukung perusuh dan teroris tidak akan menguntungkan kepentingan mereka.
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
Nov 21, 2022 10:58 Asia/Jakarta
  • Raisi: Mendukung Perusuh dan Teroris Tidak akan Untungkan Barat

Presiden Republik Islam Iran menilai langkah negara-negara Barat mendukung perusuh dan teroris tidak akan menguntungkan kepentingan mereka.

Sayid Ebrahim Raisi, Presiden Republik Islam Iran dalam rapat kabinet hari Minggu (20/11/2022) menyatakan bahwa musuh sedang merencanakan perang gabungan untuk mengganggu kemajuan Iran dengan memukul keamanan, ekonomi, pendidikan dan sektor lainnya, oleh karena itu semua elemen bangsa, terutama institusi keamanan harus bekerja keras untuk menghadapinya.

Raisi mengatakan, "Selain melipatgandakan upaya lembaga eksekutif untuk melayani rakyat lebih banyak dan lebih baik, badan keamanan, penegak hukum, dan peradilan juga memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keselamatan rakyat dan perlindungan ibu kota negara,".

Menyinggung dukungan yang jelas dari Amerika, Prancis dan beberapa negara Eropa terhadap teroris dan para perusuh di Iran, Raisi memperingatkan bahwa dukungan terhadap terorisme pastinya tidak akan menguntungkan kepentingan mereka.

Menanggapi kesyahidan anak-anak, wanita, pria dan petugas keamanan di tangan para perusuh, Presiden Iran menegaskan,"Semua orang mengharapkan agar lembaga yang bertanggung jawab bertindak tegas terhadap para perusuh sesuai dengan hukum, sehingga teroris dan perusuh tidak merugikan nyawa dan harta benda masyarakat,".

Presiden menekankan perlunya informasi yang cerdas, transparan, akurat dan tepat waktu dari media dan lembaga terkait untuk menghadapi serangan propaganda musuh yang berupaya menciptakan persepsi buruk terhadap Republik Islam melalui berita dan narasi palsu dari peristiwa baru-baru ini.(PH)