Raisi: Statemen Terbaru Biden, Ilusi Budaya Era Kolonial
Presiden Republik Islam Iran menanggapi statemen Presiden Amerika yang menyudutkan negara-negara di dunia dengan mengatakan bahwa kata-kata Biden seperti ingin mengembalikan budaya era kolonial saat ini.
Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi dalam rapat kabient hari Minggu (8/1/2023) menyebut presiden Amerika yang merendahkan negara lain yang memalukan bukan hal baru.
"Statemen Biden seperti ingin mengembalikan dunia ke budaya era kolonial dan bukti klaim bahwa di balik gerakan menipu Amerika dalam membela hak asasi manusia dan hak-hak perempuan, tersembunyi semangat dan arogansi firaun," ujar Raisi.
Presiden Republik Islam Iran juga mengutuk tindakan kurang ajar dari media Prancis yang menghina otoritas dan nilai-nilai agama serta kemanusiaan rakyat Iran.
"Menggunakan penghinaan dan penistaan dengan dalih kebebasan adalah bukti nyata dari absurditas logika mereka, sekaligus bentuk keputusasaan atas hasil konspirasi menyulut kekacauan dan ketidakamanan di Iran," papar presiden Iran
Majalah Prancis, Charlie Hebdo, yang sebelumnya menghina Nabi Muhammad saw, baru-baru ini mengadakan kontes dengan tujuan menerbitkan kartun yang menyinggung otoritas agama dan politik, yang menuai banyak kritik di tingkat dunia.(PH)