Raisi: Amerika Pembuat Kelompok Takfiri
Pada hari kedua kunjungannya ke Cina, Presiden Republik Islam Iran bertemu dengan sejumlah Muslim dan memberikan pidato di Masjid bersejarah Dongsi di Beijing pada Rabu malam.
Menurut kantor berita Iran Press, Presiden Iran, Sayid Ebrahim Raisi Rabu (15/2/2023) malam waktu setempat mengunjungi masjid bersejarah Dongsi di Beijing, dan menyampaikan kepuasannya bisa berada di antara jamaah Muslim kota besar Cina ini, dan mengungkapkan, "Sejak sekitar 1000 tahun lalu, Islam telah hadir di Cina,".
Raisi juga menyinggung hubungan bersejarah antara Iran dan Cina dengan mengatakan, "2000 tahun yang lalu, Jalur Sutra menghubungkan dua peradaban besar Iran dan Cina,".
Dalam pertemuan tersebut, presiden Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat mengumumkan akhir revolusi Iran setiap enam bulan sejak kemenangan Revolusi Islam, tetapi Republik Islam terus merayakan kemenangannya, dan tahun ini yang ke-44.
Raisi menambahkan bahwa AS berusaha menciptakan ketidakamanan di Iran, dan negara Muslim lainnya dengan meluncurkan kelompok Takfiri.
"Amerika dan adidaya global harus tahu bahwa tidak ada tempat untuk dominasi di dunia di masa depan," papar Raisi
"Kami yakin bahwa keadaan dunia akan bergerak menuju kebaikan dan kesucian dengan memperbaiki keadaan,"tegasnya.(PH)