Zarif: Rakyat Suriah tak Butuh Wakil untuk Tentukan Nasib
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, rakyat Suriah tidak perlu diwakili, dan mereka sendiri yang akan memutuskan masa depannya.
ISNA (14/2) melaporkan, Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran, Ahad (14/2) malam setibanya di Brussels kepada wartawan menyebut klaim terbaru beberapa negara untuk mengerahkan pasukan ke Suriah, hanyalah "slogan propaganda".
Ia menuturkan, fasilitas dan kemampuan negara-negara itu sepenuhnya jelas, dan dengan propaganda ini masalah tidak akan selesai, justru klaim-klaim yang disampaikan bisa meningkatkan ketegangan dan bahaya lebih besar bagi kawasan.
Zarif menjelaskan, penting bagi negara-negara kawasan untuk memperhatikan realitas, menjauhkan ilusi, menerima tuntutan rakyat Suriah dan keputusan yang mereka ambil.
Pada saat yang sama, Menlu Iran juga menyinggung tujuan lawatannya ke Brussels.
Ia menuturkan, dialog antara petinggi Iran dan Uni Eropa di tingkat deputi sudah dimulai dan kunjungan mendatang Federica Mogherini, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa ke Iran yang akan dihadiri sejumlah komisi lembaga itu, melanjutkan pembicaraan ini.
Menurut Zarif, negosiasi terkait masalah-masalah penting regional termasuk masalah Yaman, termasuk agenda lawatannya ke Brussels.
"Berlanjutnya perang terhadap rakyat Yaman yang seluruh masyarakat dunia ingin menghentikannya, merupakan salah satu tema lain yang akan dibicarakan dalam lawatan kali ini," pungkasnya. (IRIB Indonesia/HS)