Presiden Iran: Negara Maju Jadi Ancaman Keamanan Laut dan Darat
Presiden Republik Islam Iran mengatakan negara-negara maju atau negara-negara yang hanya mempertimbangkan kepentingan dan perkembangan industrinya mengancam lautan dan daratan dengan tindakannya.
Menurut Kantor Berita Iran Press, Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi dalam seminar Internasional "Memerangi Badai Pasir dan Debu" di Tehran hari Sabtu (9/9/2023) menilai salah satu penyebab penyebaran debu tidak diragukan lagi adalah tindakan yang tidak benar, salah dan tidak adil dalam penggunaan sumber daya air.
"Negara-negara maju atau negara-negara yang hanya melihat diri dan kepentingannya saja serta menganggap pembangunan industri mengancam laut, darat, air, dan tanah dengan tindakannya, dan ini merupakan ketidakadilan yang mengancam umat manusia," ujar Raisi.
Presiden Republik Islam Iran menyerukan kesamaan pandangan dan solidaritas serta partisipasi negara-negara sebagai solusi untuk menemukan obat atas penderitaan bersama ini.
Menurutnya, resolusi PBB telah dikeluarkan dan organisasi regional dan internasional telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini yang patut diapresiasi, namun perlu dicermati sejauh mana negara-negara maju dan kekuatan dominasi global yang hanya memikirkan kekuatan industri dan militernya saja telah memberikan perhatian terhadap resolusi-resolusi tersebut.
"Harus ada jaminan implementasi resolusi PBB mengenai lingkungan hidup. Jika tidak, maka penguasa akan membahayakan lingkungan hidup," tegasnya
Presiden Republik Islam Iran menekankan bahwa perlindungan lingkungan tidak boleh dipengaruhi oleh isu-isu politik. Sebab, jika dipengaruhi oleh isu-isu politik, maka hal tersebut tidak akan membawa hasil apa pun.(PH)