Rahbar: Kementerian Intelijen, "Benteng Penting" Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i17215-rahbar_kementerian_intelijen_benteng_penting_iran
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menggambarkan Kementerian Intelijen sebagai "sebuah benteng" yang sangat penting dan sensitif dan "mata pemerintahan Islam yang melihat dan terjaga."
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Aug 09, 2016 22:55 Asia/Jakarta
  • Rahbar: Kementerian Intelijen,

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menggambarkan Kementerian Intelijen sebagai "sebuah benteng" yang sangat penting dan sensitif dan "mata pemerintahan Islam yang melihat dan terjaga."

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di hadapan Menteri Intelijen Mahmoud Alavi, para wakil dan direktur di Kementerian Intelijen Iran, Selasa (9/8/2016).

 

Ayatullah Khamenei mengatakan, prinsip-prinsip dan orientasi Revolusi Islam harus sepenuhnya terjaga di kementerian ini.

 

"Kementerian Intelijen adalah cangkang (kulit) keras Republik Islam (Iran) dan tidak boleh rapuh dan rentan," imbuhnya.

 

Rahbar lebih lanjut menekankan pentingnya penguatan aspek-aspek spiritual dan iman di Kementerian Intelijen Iran.

 

"Kegagalan arogansi global menentang Republik Islam –meskipun mereka telah mengerahkan berbagai konspirasi dan menggunakan berbagai cara yang telah dilakukan sejak hari pertama terhadap Revolusi Islam– tidak mungkin terjadi tanpa dukungan iman," tuturnya.

 

Di bagian lain pidatonya, Pemimpin Besar Revolusi Islam menyinggung berbagai kapasitas Kementerian Intelijen Iran yang memiliki sumber daya manusia dan pemuda-pemuda Mukmin dan revolusioner.

 

Rahbar menegaskan, generasi penerus Kementerian Intelijen Iran harus seperti di masa lalu, di mana nilai-nilai (luhur) dan revolusioner tumbuh dan meningkat.

 

"Menjaga jarak dengan pemimpin gerakan arogan, yaitu Amerika Serikat, adalah prinsip pasti yang paling penting Imam Khomeini (ra), Pendiri Republik Islam Iran, dan tidak ada kecerobohan, kelalaian dan kompromi dalam hal ini," tegasnya.

 

Ayatullah Khamenei lebih lanjut menyerukan kehadiran Kementerian Intelijen Iran di segala bagian yang diduga menjadi tempat persembunyian musuh untuk memukul Republik Islam. (RA)