Pelabuhan Chabahar Iran; Jalur Aman dan Berkelanjutan bagi Transit Barang Afghanistan
Direktur Utama Organisasi Kawasan Bebas Chabahar di tenggara Iran menyatakan bahwa Chabahar, sebagai satu-satunya pelabuhan samudra Iran, memiliki kapasitas besar untuk menjadi gerbang utama pengembangan perdagangan dan transit bersama antara Iran dan Afghanistan.
Tehran, Parstoday- Mohammad Saeed Arbabbi, Direktur Utama Organisasi Kawasan Bebas Chabahar, menegaskan bahwa dalam satu bulan terakhir telah dilakukan serangkaian pertemuan dengan para duta besar sejumlah negara, termasuk pertemuan dengan Maulvi Fazl Mohammad Haqqani, Duta Besar Afghanistan untuk Iran. Dalam pertemuan tersebut, berbagai mekanisme penguatan hubungan ekonomi, perdagangan, dan transit antara kedua negara dibahas secara komprehensif.
Menurut Arbabbi, Kawasan Bebas Chabahar merupakan jalur paling ekonomis bagi masuknya barang ke Afghanistan. Keunggulan geografis kawasan ini menjadikan Chabahar sebagai rute terdekat Afghanistan untuk mengakses perairan bebas. Ia menambahkan bahwa dengan latar belakang hubungan historis, budaya, dan sosial yang kuat antara Iran dan Afghanistan, Chabahar siap memainkan peran sentral dalam memperdalam hubungan tersebut dan menyediakan platform yang aman serta kondusif bagi para pelaku ekonomi Afghanistan.
Arbabbi menegaskan bahwa dalam bidang perdagangan dan investasi tidak ada perbedaan perlakuan antara pedagang Iran dan Afghanistan. Dukungan terhadap investor asing, khususnya pelaku usaha Afghanistan, merupakan salah satu prioritas utama Kawasan Bebas Chabahar. Dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja sama, pembentukan komite ekonomi bersama untuk menindaklanjuti isu-isu perdagangan, investasi, dan logistik secara berkelanjutan telah masuk dalam agenda kerja.
Ia menjelaskan bahwa penurunan biaya transportasi dan transit merupakan keunggulan utama penggunaan rute Chabahar bagi para pedagang Afghanistan. Selain itu, kawasan khusus telah disiapkan bagi investor Afghanistan agar pengelolaan dan aktivitas ekonomi dapat dilakukan dengan partisipasi langsung dari para pelaku usaha negara tersebut.
Direktur Utama Organisasi Kawasan Bebas Chabahar juga mengungkapkan bahwa dengan direncanakannya pengoperasian jalur kereta Chabahar–Zahedan dalam beberapa bulan mendatang, pengembangan taman logistik dan pelabuhan darat (dry port) juga akan direalisasikan. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi pergerakan barang secara signifikan.
Arbabbi menambahkan bahwa sejumlah insentif telah disediakan, termasuk pengurangan biaya kepelabuhanan untuk kegiatan transit, ekspor, dan impor barang Afghanistan. Menurutnya, fasilitas dan infrastruktur ini memberikan peluang strategis bagi Afghanistan untuk memanfaatkan Chabahar sebagai jalur yang aman, berkelanjutan, dan efisien menuju perairan bebas serta pasar global.
Ia menegaskan bahwa pengembangan perdagangan dan transit bersama melalui Chabahar dapat membantu mengatasi sebagian persoalan perbatasan dan logistik antara kedua negara. Kawasan Bebas Chabahar, dengan dukungan Kementerian Luar Negeri Iran, lembaga-lembaga eksekutif terkait, dan sektor swasta, siap memainkan peran aktif dalam memperkuat hubungan ekonomi Iran–Afghanistan.
Arbabbi menutup dengan menekankan bahwa percepatan aktivasi dan pengembangan jalur transit barang dari Kawasan Bebas Chabahar menuju Afghanistan dengan memanfaatkan seluruh kapasitas dan fasilitas yang tersedia akan berdampak langsung pada peningkatan volume perdagangan dan perluasan kerja sama ekonomi antara kedua negara.(PH)