Peluncuran Patung Konseptual "Peran dan Nyanyian" serta "Perdamaian dan Persahabatan" di Tehran
Dua patung seni bertema perdamaian dan hubungan antara seni dan kemanusiaan telah diluncurkan di Yayasan Rudaki.
Upacara peluncuran dua patung konseptual berjudul "Peran dan Nyanyian" (Naqsh o Naghmeh) serta "Perdamaian dan Persahabatan" (Sohl o Doosti) digelar di halaman Pusat Pendidikan Seni Yayasan Rudaki.
Acara ini dihadiri oleh Mohammad Elahiari Foumani, Direktur Eksekutif Yayasan Rudaki; Amir Abbas Setayeshgar, Wakil Direktur Penciptaan Seni; Nasir Heydarian, Konduktor Orkestra Simfoni Teheran; serta sejumlah seniman dan pejabat. Kedua karya ini dirancang dan dipasang dengan tujuan "memanfaatkan kapasitas seni rupa untuk mempromosikan budaya perdamaian dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan."
Menurut pernyataan Yayasan Rudaki, patung-patung ini dirancang oleh Majid Aghaei Kiasarai dan Roya Haddadi, menggunakan material seperti styrofoam, fiberglass, dan cat poliester. Kombinasi material ini memungkinkan terciptanya bentuk-bentuk yang kreatif dan kontemporer.
Patung "Peran dan Nyanyian" menggambarkan sosok peniup seruling yang meniupkan napas ke dalam batu, melambangkan "kekuatan seni dalam memberi kehidupan pada dunia sekitar" dan merefleksikan konsep hubungan antara keheningan dan suara.
Sementara itu, patung "Perdamaian dan Persahabatan" menampilkan dua tangan terbuka dengan sebatang pohon tumbuh di antara keduanya. Karya ini mengekspresikan gagasan bahwa "perdamaian tumbuh dalam lingkungan empati, kepedulian, dan tanggung jawab." Pemasangan karya-karya ini di ruang pendidikan Yayasan Rudaki bertujuan untuk memperkuat inspirasi artistik dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam benak para siswa seni dan pengunjung.(PH)