Pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas Internasional Iran-Afghanistan-Tiongkok di Khorasan Selatan
Rencana pembentukan kawasan perdagangan dan industri bebas internasional bersama antara Iran, Afghanistan, dan Tiongkok di Provinsi Khorasan Selatan telah membuka peluang strategis untuk pengembangan ekspor, penciptaan lapangan kerja bagi penduduk perbatasan, dan penguatan kerja sama ekonomi regional.
Morteza Zakerian, Kepala Dinas Ekonomi dan Keuangan Provinsi Khorasan Selatan Iran, pada hari Selasa dalam wawancaranya dengan wartawan menyatakan bahwa pihak Afghanistan dan Tiongkok telah menyatakan kesiapan mereka untuk berpartisipasi secara finansial dan bahkan mendirikan kawasan industri khusus Tiongkok di Provinsi Khorasan Selatan.
Ia mengatakan, "Rencana pembentukan kawasan perdagangan dan industri bebas internasional bersama Iran, Afghanistan, dan Tiongkok sama sekali tidak bergantung pada sumber daya keuangan domestik yang terbatas dan memiliki kapabilitas untuk diwujudkan dengan cepat melalui partisipasi investor asing."
Ia juga, merujuk pada posisi strategis Provinsi Khorasan Selatan Iran, menegaskan, "Provinsi ini, dengan perbatasan bersama sepanjang 331 kilometer dengan Afghanistan dan koneksi negara itu ke Tiongkok, dapat bertindak sebagai mata rantai penghubung dan koridor transit untuk kawasan bebas ini."
Kepala Dinas Ekonomi dan Keuangan Provinsi Khorasan Selatan Iran, dengan menjelaskan ekonomi komplementer negara-negara ini, menambahkan, "Tiongkok, sebagai ekonomi terbesar kedua dunia, sebagai pemasok modal dan teknologi; Iran, dengan kapasitas transit, energi, dan industrinya; dan Afghanistan, dengan sumber daya mineral dan tenaga kerja mudanya, dapat membentuk rantai nilai regional yang kuat."