Pezeshkian: Ketidakamanan Selat Hormuz Akibat Agresi AS-Zionis
https://parstoday.ir/id/news/iran-i187484-pezeshkian_ketidakamanan_selat_hormuz_akibat_agresi_as_zionis
Pars Today – Presiden Republik Islam Iran melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shahbaz Sharif.
(last modified 2026-03-24T09:07:06+00:00 )
Mar 24, 2026 14:59 Asia/Jakarta
  • Shahbaz Sharif dan Masoud Pezeshkian
    Shahbaz Sharif dan Masoud Pezeshkian

Pars Today – Presiden Republik Islam Iran melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shahbaz Sharif.

Menurut laporan Pars Today, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran dalam percakapan telepon dengan Shahbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan membahas hubungan bilateral, perkembangan regional, dan dampak perang ilegal Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran terhadap keamanan regional dan global.

Pezeshkian, menjelaskan dimensi agresi, serangan ilegal, dan kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis, dan menekankan, “Permintaan Republik Islam Iran kepada negara-negara di kawasan sangat jelas dan transparan. Kami meminta negara-negara Islam untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah dan fasilitas mereka untuk menyerang Iran oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis, dan jika mereka tidak dapat menghentikan kelanjutan perang dan agresi, jangan menjadi dasar untuk kelanjutan agresi ilegal terhadap Iran, karena hal ini akan menyebabkan perluasan perang dan ketidakamanan di kawasan.”

Menunjukkan dampak agresi militer Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap keamanan dan stabilitas kawasan dan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz, ia menekankan, “Ketidakamanan yang dipaksakan di Selat Hormuz adalah hasil langsung dari agresi militer Amerika Serikat dan rezim Zionis. Pada saat yang sama, Republik Islam Iran, dalam rangka memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran dan transit kapal yang aman melalui jalur air ini, telah mengambil tindakan yang diperlukan dan akan bekerja sama dengan kapal yang dimiliki atau terkait dengan agresor dan peserta dalam agresi.”

Perdana Menteri Pakistan, dalam percakapan telepon ini, menyerukan upaya kolektif negara-negara kawasan, khususnya negara-negara Muslim, untuk mengurangi ketegangan dan mengembalikan perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan di kawasan, dan sambil menekankan hak yang sah dan alami Republik Islam Iran untuk membela diri.

Ia menambahkan, Pakistan selalu dan akan selalu berada di sisi pemerintah dan rakyat Iran.”(sl)