Sardar Mousavi: Setidaknya 200 Pilot dan Awak AS Tewas atau Terluka
-
Mayor Jenderal Sayid Majid Mousavi, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC
Pars Today - Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melaporkan serangan drone dan rudal terhadap tempat tinggal awak penerbangan Amerika dan mengumumkan bahwa dalam operasi ini, setidaknya lebih dari dua ratus personel pasukan penjajah dan teroris militer AS tewas atau terluka.
Menurut laporan Pars Today, Mayor Jenderal Sayid Majid Mousavi, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC mengatakan, “Sebagai tanggapan atas kejahatan dan serangan udara tidak terpuji oleh pasukan setan militer teroris AS terhadap negara tercinta kita Iran, tempat tinggal dan perkumpulan personel awak penerbangan skuadron udara AS yang ditempatkan di Pangkalan Al-Kharj, Arab Saudi, menjadi sasaran operasi gabungan drone dan rudal oleh pejuang Pasukan Dirgantara IRGC.”
Ia menambahkan, “Dalam operasi ini, setidaknya lebih dari dua ratus personel pasukan penjajah dan teroris militer AS tewas atau terluka, yang mengingat jenis misinya, sebagian besar adalah pilot pesawat tempur.”
Sardar Mousavi mengingatkan, “Sekarang, daftar korban dan kerusakan AS, selain AWACS, pesawat pengisi bahan bakar, dan depot bahan bakar, telah ditambahkan daftar korban dan kerusakan awak penerbangan.”(sl)