Baghaei Tegur Grossi: Hentikan Politisasi IAEA, Fokus Verifikasi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189780-baghaei_tegur_grossi_hentikan_politisasi_iaea_fokus_verifikasi
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) harus menghentikan praktik politisasi. "Ketika netralitas profesional dikorbankan demi perilaku politik atau ambisi pribadi, kredibilitas lembaga akan terkikis," tegasnya.
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
May 10, 2026 17:23 Asia/Jakarta
  • Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran
    Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) harus menghentikan praktik politisasi. "Ketika netralitas profesional dikorbankan demi perilaku politik atau ambisi pribadi, kredibilitas lembaga akan terkikis," tegasnya.

Dilansir Pars Today, 10 Mei 2026, Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menanggapi pernyataan Rafael Grossi, Direktur Jenderal IAEA, yang dinilai melampaui kewenangan organisasinya terkait perkembangan kawasan.

Dalam sebuah unggahan di salah satu platform media sosial, Baghaei menulis, "Tugas IAEA adalah verifikasi, bukan mengirimkan pesan-pesan politik mengenai Selat Hormuz, rudal-rudal Iran, atau cara Tehran bersikap."

Ia menambahkan, "Ketika netralitas profesional dikorbankan demi perilaku politik atau ambisi pribadi, kredibilitas lembaga akan terkikis, dan pada gilirannya efektivitasnya pun akan tercederai."

Sebagai informasi, Rafael Grossi pada hari Rabu (6/5) mengklaim bahwa sebagian besar uranium dengan pengayaan tinggi milik Iran kemungkinan besar masih disimpan di Fasilitas Nuklir Isfahan, yang baru-baru ini menjadi target pemboman Amerika Serikat dan Israel.

Grossi juga menyatakan bahwa IAEA menginginkan inspeksi terhadap fasilitas Natanz dan Fordow, tempat material nuklir berada.

Ia pun mengungkapkan telah berdiskusi dengan Rusia dan sejumlah negara lain mengenai kemungkinan transfer uranium berpengayaan tinggi Iran ke luar negeri.

Direktur Jenderal IAEA ini, meskipun menyampaikan pernyataan-pernyataan yang dinilai di luar lingkup kewenangan teknisnya, masih enggan mengutuk serangan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap fasilitas nuklir Iran.

Dalam pernyataan yang dinilai intervensif, Grossi juga mengklaim bahwa uranium berpengayaan tinggi tidak boleh tetap berada di Iran danharus dikeluarkan dari negara tersebut atau diturunkan tingkat pengayaannya.(Sail)