Ulama Sunni Lebanon: Pemikiran Pemimpin Syahid Harus Diajarkan di sekolah Seluruh Dunia
Seorang anggota Perkumpulan Ulama Muslim Lebanon menegaskan bahwa wafat syahid Ayatullah Sayyid Ali Khamenei tidak akan menghilangkan pemikiran beliau. Ia juga menyerukan agar prinsip-prinsip pemikiran Pemimpin Syahid Revolusi Islam dimasukkan ke dalam sistem pendidikan di berbagai negara serta menilai bahwa peran beliau sangat menentukan dalam pembentukan dan penguatan Poros Perlawanan.
Menurut Pars Today yang mengutip Kantor Berita Shabestan, Syekh Jihad Al-Saadi, seorang ulama Sunni dari Lebanon, dalam wawancaranya menjelaskan bahwa pesan pemikiran terpenting dari Pemimpin Syahid Revolusi Islam adalah kepemimpinannya terhadap Poros Perlawanan. Menurutnya, beliau telah mempersembahkan darahnya serta segala yang dimilikinya, termasuk keluarga dan anak-anaknya, demi mempertahankan eksistensi Palestina dan Gaza.
Ia menambahkan bahwa Palestina dan Al-Quds (Yerusalem) selalu menjadi prioritas utama beliau, dan Allah menganugerahkan kemuliaan serta kedudukan yang tinggi kepadanya melalui kesyahidannya.
Mengenai pengaruh strategis pemikiran Pemimpin Syahid Revolusi Islam terhadap dinamika kawasan, Al-Saadi mengatakan bahwa tanpa diragukan lagi, pendekatan Sayyid Ali Khamenei memainkan peranan penting dalam pembentukan dan penguatan Poros Perlawanan di Yaman, Lebanon, Palestina, dan Irak. Menurutnya, poros tersebut merupakan pencapaian terbesar dari pemimpin besar itu.