Jubir IRGC: Selat Hormuz Tetap Tertutup sampai Persyaratan Iran Diterima
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195698-jubir_irgc_selat_hormuz_tetap_tertutup_sampai_persyaratan_iran_diterima
Brigjen Mohammadi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan, "Jika Amerika Serikat tidak menerima persyaratan Iran, Selat Hormuz sama sekali tidak akan dibuka."
(last modified 2026-08-27T05:27:31+00:00 )
Aug 27, 2026 12:24 Asia/Jakarta
  • Jubir IRGC: Selat Hormuz Tetap Tertutup sampai Persyaratan Iran Diterima

Brigjen Mohammadi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan, "Jika Amerika Serikat tidak menerima persyaratan Iran, Selat Hormuz sama sekali tidak akan dibuka."

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB, Brigjen Hossein Mohammadi, juru bicara IRGC, menjawab pertanyaan mengenai perkembangan terbaru terkait Selat Hormuz dan mengatakan: Selat Hormuz berada dalam kendali Iran dan tidak ada kapal militer musuh yang berada di dalam Teluk Persia.

Menurut juru bicara IRGC tersebut, seluruh kapal perang musuh telah menjauh setidaknya 400 kilometer dari Selat Hormuz dan, dari sisi militer maupun teritorial, tidak ada kapal yang dapat melintasi jalur perairan ini tanpa izin dan pengelolaan Iran.

Brigjen Mohammadi, seraya menjelaskan bahwa jalur perairan yang berada di dekat Oman juga sepenuhnya berada di bawah kendali Republik Islam Iran, mengatakan: Selat Hormuz adalah milik Iran dan negara Oman yang berada di seberang Iran. Sekitar satu bulan lalu kami telah melakukan perundingan dengan Oman dan mencapai sejumlah hasil yang diterima oleh kedua belah pihak.

Juru bicara IRGC tersebut juga mengatakan: Dalam perundingan itu, telah dicapai sejumlah kesepakatan mengenai besaran bagian masing-masing dari kedua negara atas perairan Selat Hormuz, serta bagian Iran dan Oman dari pendapatan yang diperoleh darinya.

Brigjen Mohammadi, seraya menyatakan bahwa Amerika Serikat melakukan penghalangan dalam proses ini dan hal tersebut menyebabkan prosesnya tertunda, mengatakan: Jika Amerika Serikat menghentikan upaya menghalangi dan kembali pada nota kesepahaman, kami dapat membuka Selat Hormuz dalam kerangka kesepahaman yang telah dicapai. Oleh karena itu, persyaratan kami harus diterima oleh Amerika Serikat.

Juru bicara IRGC memperingatkan: Jika Amerika Serikat tidak menerima persyaratan kami, Selat Hormuz sama sekali tidak akan dibuka.