Ghalibaf: AS Harus Penuhi Kewajiban MoU, Pengepungan Ekonomi Tak Akan Berhasil
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195742-ghalibaf_as_harus_penuhi_kewajiban_mou_pengepungan_ekonomi_tak_akan_berhasil
Pars Today - Ketua Parlemen Republik Islam Iran, dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar, mengatakan bahwa rencana pengepungan ekonomi Iran tidak akan membuahkan hasil, dan AS-lah yang harus memenuhi syarat-syarat yang telah disepakati berdasarkan nota kesepahaman Islamabad.
(last modified 2026-08-27T17:17:21+00:00 )
Aug 27, 2026 22:40 Asia/Jakarta
  • PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf
    PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf

Pars Today - Ketua Parlemen Republik Islam Iran, dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar, mengatakan bahwa rencana pengepungan ekonomi Iran tidak akan membuahkan hasil, dan AS-lah yang harus memenuhi syarat-syarat yang telah disepakati berdasarkan nota kesepahaman Islamabad.

Melaporkan dari IRNA, Kamis, 27 Agustus 2026, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Perdana Menteri Qatar, yang mengunjungi Tehran pada hari Kamis (27/8), bertemu dan berdialog dengan Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran, di Baharestan pada sore hari.

Ghalibaf dalam pertemuan ini, merujuk pada pelanggaran janji AS dalam melaksanakan MoU Islamabad, di mana Qatar juga menjadi salah satu mediatornya, mengatakan, "Pemerintahan Trump, dengan informasi yang salah, mengambil keputusan yang salah, dan dengan kesalahan perhitungan semacam itu, tidak hanya menghabiskan sumber daya keuangan, militer, dan manusia AS sendiri serta masa depan kawasan, tetapi juga menargetkan kepentingan bangsa Iran dan menyebabkan ketidakamanan yang meluas di kawasan."

Ia menyebut contoh terbaru dari permusuhan ini adalah rencana pengepungan ekonomi Iran, dan menambahkan, "Rencana AS ini juga tidak akan membuahkan hasil, dan rakyat Iran akan mendapatkan hak-hak mereka dengan penuh martabat, dan AS-lah yang harus memenuhi syarat-syarat yang telah disepakati berdasarkan nota kesepahaman."

Mohammed bin Abdulrahman, Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar, dalam pertemuan ini, seraya menyambut kesepakatan Iran-Oman tentang lalu lintas maritim di Selat Hormuz, mengatakan, "Proses perkembangan diplomatik saat ini dapat membantu memulihkan stabilitas di kawasan."

Perdana Menteri Qatar menekankan upaya negaranya untuk memajukan solusi bagi pemulihan stabilitas di kawasan.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar, menegaskan bahwa pengepungan ekonomi AS terhadap Iran tidak akan berhasil, dan AS-lah yang harus memenuhi kewajibannya berdasarkan MoU Islamabad. Sementara itu, Perdana Menteri Qatar menyambut kesepakatan Iran-Oman tentang lalu lintas maritim di Selat Hormuz dan menekankan upaya negaranya untuk memulihkan stabilitas regional.”(Sail)