Baghaei: Iran Tak Akan Terima Dikte AS—Kami Bertindak Berdasarkan Kepentingan Nasional!
-
Esmail Baghaei
Pars Today - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menekankan: Iran menjadikan kepentingan nasional sebagai dasar pengambilan keputusan, dan tidak akan tunduk pada dikte Washington dalam menghadapi upaya AS untuk memaksakan keinginannya.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, "Esmaeil Baghaei," Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Selasa, (1/9), dalam menjawab pertanyaan para wartawan, mengatakan: "Kementerian Luar Negeri, berdasarkan kepentingan dan kemaslahatan Iran, mengevaluasi perkembangan dan menyampaikan pandangan-pandangannya, dan pada akhirnya, apa pun yang diputuskan oleh otoritas-otoritas yang berwenang, kami akan bertindak berdasarkan itu."
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan: "AS setiap kali dengan dalih apa pun, telah melakukan tindakan-tindakan agresifnya, dan tentu saja, telah menerima respons yang diperlukan. Perilaku-perilaku ini tidak hanya menunjukkan niat buruk AS, tetapi juga menunjukkan bahwa Amerika, di satu sisi, mengalami kebingungan, dan di sisi lain, kecanduan keserakahan, dan mengacaukan konsep negosiasi dengan mendikte; sesuatu yang pasti tidak akan berhasil dalam kasus Iran."
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan: "AS, karena kesalahan perhitungan, karena melakukan perang ilegal terhadap Republik Islam Iran, dan dengan cara menyeret seluruh kawasan dan dunia ke dalam perang ini, telah mengalami erosi."
Baghaei melanjutkan: "Semua tindakan yang dilakukan AS selama agresi militer terhadap Iran, dari sudut pandang kami, satu per satu adalah contoh kejahatan perang. Perang ini tidak memiliki dasar hukum apa pun, perang ini sepenuhnya zalim dan ilegal, dan semua tindakan yang dilakukan, dianggap sebagai kejahatan perang." (MF)