Rahbar: Tidak Percaya Terhadap AS Merupakan Bagian dari Kekuatan Lunak Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i20929-rahbar_tidak_percaya_terhadap_as_merupakan_bagian_dari_kekuatan_lunak_iran
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei menyatakan, ketidakpercayaan mutlak terhadap kekuatan hegemonik khususnya Amerika Serikat merupakan komponen penting dari kekuatan lunak Iran dan ketidakpercayaan ini harus terus meningkat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 19, 2016 00:43 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Khamenei
    Ayatullah Khamenei

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei menyatakan, ketidakpercayaan mutlak terhadap kekuatan hegemonik khususnya Amerika Serikat merupakan komponen penting dari kekuatan lunak Iran dan ketidakpercayaan ini harus terus meningkat.

Rahbar mengatakan hal itu dalam pertemuan pada hari Ahad (18/9) dengan para komandan dan pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Tehran.

 

Ayatullah Khamenei menyinggung isu "penyimpangan komponen kekuatan lunak pemerintah Islam" dan berkata, "ketidakpercayaan mutlak pada kekuatan hegemonik global, yang saat ini dipimpin Amerika, merupakan salah satu elemen kekuatan lunak Republik Islam Iran."

 

Rahbar menambahkan bahwa ketidakpercayaan mutlak terhadap Washington adalah hasil dari rasionalitas yang berasal dari pemikiran dan pengalaman. "Kami telah menyaksikan permusuhan Amerika selama bertahun-tahun pasca [kemenangan] Revolusi [Islam tahun 1979] dan [juga] selama perundingan nuklir baru-baru ini serta berbagai isu lainnya."

 

Ayatullah Khamenei menekankan bahwa melindungi keamanan negara di dalam dan luar perbatasan Iran merupakan tugas mendasar IRGC.

 

Beliau menekankan peran IRGC di berbagai sektor selain keamanan dan pertahanan, termasuk peran konstruksi, pembangunan, bantuan kepada yang membutuhkan serta isu-isu yang berkaitan dengan budaya dan seni. Menurutnya, langkah tersebut harus terus diambil dan masyarakat harus diberi informasi dalam hal ini.

 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menegaskan bahwa IRGC jangan sampai puas dengan kemajuannya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan harus mencapai ufuk-urufk baru di saat musuh terus meningkatkan sarana dan mencatat kemajuan.

 

Ayatullah Khamenei kemudian menjelaskan bahwa pencagaan keamanan negara merupakan masalah yang sangat penting, yang akan menyediakan ruang bagi kemajuan spiritual dan material masyarakat.

 

"Melindungi keamanan internal dan luar negeri merupakan di antara tugas IRGC [yang paling penting] dan jika tidak ada keamanan eksternal dan jika musuh tidak dihadang di luar perbatasan, maka keamanan internal juga akan lenyap."

 

Ayatullah Khamenei menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Iran harus meningkatkan kekuatan mereka setiap hari untuk melawan ancaman militer terhadap Republik Islam.

 

Menyinggung keimanan sebagai faktor utama di balik penguatan kemampuan pertahanan negara, Rahbar mengatakan ini merupakan makna sejati dari perang asimetris, karena meskipun mereka memiliki senjata dan peralatan andalan dalam negeri, namun mereka tidak memiliki iman.

 

Ayatullah Khamenei lebih lanjut menyatakan bahwa penafian perspektif bahwa independensi negara disamakan dengan isolasi, termasuk di antara isu-isu besar pendistorsian komponen kekuatan lunak pemerintahan Islam.

 

Seraya menekankan bahwa "independensi, budaya dan keyakinan [agama]" membentuk identitas bangsa, Ayatullah Khamenei mendesak para pejabat Iran untuk tetap waspada dalam menghadapi plot musuh untuk menyusup ke dalam dan menguasai negara.

 

Terkait sejumlah pernyataan soal pentingnya perundingan dengan Amerika Serikat terkait isu-isu regional, Ayatullah Khamenei mengatakan, "Perundingan dengan Amerika bukan hanya sia-sia, tetapi juga berbahaya," karena akan menjadi celah untuk infiltrasi AS.(MZ)