Menlu Iran: Partisipasi dalam Pemilu akan Gagalkan Konspirasi Musuh
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menilai partisipasi rakyat dalam pemilu sebagai fakta yang akan menggagalkan konspirasi musuh.
Mohammad Javad Zarif mengunpkapkan hal itu dalam seminar tentang metode untuk mencapai otoritas akademis di Tehran, ibukota Iran, Kamis (25/2/2016).
"Tujuan sanksi sepihak Barat terhadap Republik Islam Iran bukan murni ekonomi. Musuh ingin memisahkan rakyat dengan pemerintah, namun rakyat yang berpartisipasi dalam pemilu lalu telah menunjukkan bahwa musuh tidak berhasil mencapai tujuan-tujuan politiknya melalui sanksi," kata Zarif.
Menlu Iran lebih lanjut menegaskan bahwa sanksi terhadap Tehran tidak berguna. kebanggaan Iran, kata Zarif, adalah modal kemanusian dan prestasi ilmiah, di mana modal ini tidak bisa dibandingkan dengan modal apapun. Iran bangga karena meski disanksi, namun bangsa negara ini tetap mampu mencapai puncak ilmiah.
Zarif lebih lanjut menuturkan, persoalan Iranphobia di kawasan paling tidak telah banyak terhapus. Partisipasi serius dan interaksi konstruktif akan menyiapkan ruang supaya sanksi baru terhadap Iran tidak akan mungkin diterapkan lagi.
Iran akan menggelar pemilu parlemen dan pemilu Dewan Ahli Kepemimpinan pada Jumat, 26 Februari 2016. (RA)