Rahbar Peringatkan Kongres AS
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei seraya memperingatkan Kongres Amerika Serikat menekankan, “Dimulainya kembali sanksi yang sudah habis masanya adalah pelanggaran terhadap janji.”
Ayatullah Khamenei Ahad (27/11) bertepatan dengan peringatan hari angkatan laut militer Republik Islam Iran saat bertemu dengan para komandan dan staf angkatan ini mengisyaratkan perundingan nuklir dan rencana Kongres Amerika memperpanjang sanksi dan klaim mereka bahwa ini bukan sanksi, namun perpanjangan. “Dimulainya sebuah sanksi tidak ada bedanya dengan dimulainya kembali sanksi setelah berakhir masanya. Yang kedua ini juga termasuk sanksi dan pelanggaran terhadap komitmen sebelumnya oleh pihak seberang,” tegas Rahbar.
Di kesempatan tersebut, Rahbar juga memuji kemajuan dan kemampuan angkatan laut Iran di berbagai dimensi seperti sumber daya manusia, komando dan teknis. Beliau menilai prestasi ini patut diapresiasi.
Seraya menekankan pentingnya setiap program untuk dituntaskan dan upaya pengokohan serta menghindari sikap tergesa-gesa di setiap pekerjaan, Rahbar mengingatkan, keharusan menambal kekuarangan adalah tekad tinggi dan tidak menyerah pada pembatasan.
Ayatullah Khamenei seraya mengisyaratkan urgensitas industri maritim di kemajuan sejumlah negara menambahkan, Iran memiliki perbatasan maritim yang luas dan pengalaman panjang di bidang ini, oleh karena itu kekuatan dan kemampuan angkatan laut Iran harus sejajar dengan pemerintah Islam, menjadi martabat dan bagian dari sejarah negara ini.
Rahbar juga menilai kehadiran angkatan laut Iran di perairan bebas meningkatkan kemampuan serta kekuatan Iran. “Kehadiran di perairan bebas harus ditingkatkan,” papar Rahbar.
Sebelum pidato Rahbar, Laksamana Habibollah Sayyari, komandan angkatan laut Iran memaparkan laporan kehadiran angkatan laut Iran di perairan bebas.
7 Azar (27 November) ditetapkan sebagai hari angkatan laut Republik Islam Iran. (MF)