Boroujerdi: Iran Siap Persenjatai Militer Lebanon
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, Iran sepenuhnya siap untuk mempersenjatai militer Lebanon.
Alaeddin Boroujerdi mengungkapkan hal itu kepada wartawan usai melakukan upacara penghormatan kepada Syuhada Muqawama di Dhahiyeh, selatan Beirut bersama dengan delegasi parlemen Iran, Jumat (6/1/2017) seperti dilansir IRNA.
Ia menyinggung kunjungan Samir Moqbel, mantan Menteri Pertahanan Lebanon ke Iran dan pembicaraan tentang persenjataan.
Boroujerdi menjelaskan, keputusan final untuk dukungan persenjataan kepada militer Lebanon harus diambil oleh pemerintah Tehran.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen juga mengungkapkan kepuasan atas terpecahkannya persoalan terkait kevakuman presiden di Lebanon.
''Hari ini, ruang untuk perluasan hubungan bilateral di semua sektor terutama kerjasama perdagangan dan ekonomi antara Republik Islam Iran dan Lebanon tersedia lebih dari sebelumnya, '' ujarnya.
Ia juga menyinggung kehadiran pasukan Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) di Suriah untuk membantu militer negara Arab ini dalam melawan kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya.
''Semua mengetahui bahwa Republik Islam Iran, Rusia dan para pejuang Hizbullah berada di Suriah melalui koordinasi dan permintaan resmi dari pemerintah Damaskus untuk mempertahankan keamanan, integritas teritorial dan stabilitas di Suriah,'' ungkapnya.
Boroujerdi lebih lanjut memulyakan para Syuhada Muqawama Lebanon dan menegaskan bahwa para Syuhada telah memperkuat pondasi perlawanan melalui pengorbanan nyawa mereka dan memberikan kehormatan dan martabat kepada Lebanon dan semua umat Islam.
Boroujerdi dan delegasi parlemen Iran tiba di Beirut, ibukota Lebanon pada Kamis malam. Menurut rencana, mereka akan bertemu secara terpisah dengan Presiden Michel Aoun, Ketua Parlemen Nabih Berri dan Perdana Menteri Saad Hariri. (RA)