Menlu Iran: Tidak Ada Solusi Militer untuk Krisis Suriah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i31261-menlu_iran_tidak_ada_solusi_militer_untuk_krisis_suriah
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan semua harus memahami bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis Suriah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 18, 2017 23:00 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran: Tidak Ada Solusi Militer untuk Krisis Suriah

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan semua harus memahami bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis Suriah.

Dalam diskusi di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Rabu (18/1/2017), Zarif menuturkan krisis Suriah tidak memiliki solusi militer, kita harus mencapai solusi yang didasarkan pada perundingan intra-Suriah.

"Iran menginginkan stabilitas dan ketenangan di wilayah Timur Tengah. Hal yang telah mendorong Iran, Rusia dan Turki duduk bersama untuk mengakhiri tragedi di Suriah adalah karena teroris tidak mengenal batas wilayah," ujarnya.

Menurut Zarif, tidak satu pun dapat memperoleh keuntungan dengan mendukung teroris bahkan untuk sesaat. "Terorisme, ekstrimisme dan kekerasan mengancam kita semua dan kita harus menghadapinya secara kolektif, " tandasnya.

"Kami berharap semua pihak akan menghadiri pembicaraan damai Suriah di Astana, Kazakhstan dan mengakhiri kekerasan di negara itu," imbuhnya.

Soal masa depan hubungan Iran-Arab Saudi, Zarif menerangkan, "Tidak ada alasan apapun bagi kedua negara untuk bermusuhan. Kita bisa bekerja sama dalam berbagai isu internasional, termasuk memecahkan krisis di Suriah, Yaman dan Bahrain. "

"Iran dan Saudi sebenarnya mampu menyingkirkan hambatan dalam pemilihan presiden di Lebanon dan mencapai sebuah solusi dalam hal itu," tambahnya.

Di bagian lain, Zarif menjelaskan tentang hubungan ekonomi Iran dengan negara-negara lain dan mengatakan, meski adanya perbedaan politik dengan Amerika Serikat, gerbang Iran bahkan terbuka untuk hubungan ekonomi dengan AS.

Republik Islam, lanjutnya, tertarik untuk memperluas hubungan dengan Uni Eropa, Asia Barat, Jepang dan Korea Selatan dan dengan Cina juga menjalin banyak kemitraan. (RM)