Menlu Iran: Larangan Masuk Muslim ke AS, Hadiah bagi Ekstremis!
https://parstoday.ir/id/news/iran-i31937-menlu_iran_larangan_masuk_muslim_ke_as_hadiah_bagi_ekstremis!
Menteri luar negeri Iran mereaksi keputusan terbaru presiden AS, Donald Trump yang menandatangani aturan larangan pemberian visa bagi Muslim di sejumlah negara untuk memasuki wilayah AS.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 29, 2017 02:44 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran: Larangan Masuk Muslim ke AS, Hadiah bagi Ekstremis!

Menteri luar negeri Iran mereaksi keputusan terbaru presiden AS, Donald Trump yang menandatangani aturan larangan pemberian visa bagi Muslim di sejumlah negara untuk memasuki wilayah AS.

Mohammad Javad Zarif mengatakan, larangan masuknya Muslim ke wilayah AS justru menjadi hadiah bagi ekstremis yang dicatat dalam sejarah. 

"Larangan pemberian visa terhadap imigran dan pengunjung dari tujuh negara Muslim menunjukkan klaim AS selama ini infaktual," cuit Zarif di laman Twitternya hari Minggu (29/1).

Menurut Zarif, di saat AS berselisih dengan pemerintah Iran mengenai sejumlah masalah, keputusan terbaru Trump melarang Muslim dari sejumlah negara termasuk Iran memasuki wilayah AS  menunjukkan klaim persahabatan negara ini dengan rakyat Iran hanya isapan jempol belaka.

Kementerian luar negeri Iran dalam statemennya menyatakan, "Di saat publik dunia membutuhkan dialog untuk memberantas akar kekerasan dan ekstremisme, ketika Majelis Umum PBB mengesahkan prakarsa Iran mengenai partisipasi global menumpas kekerasan dan terorisme, keputusan tidak matang AS dengan melancarkan diskriminasi kolektif terhadap warga negara-negara Muslim menjadi sarana yang akan disalahgunakan untuk tujuan meningkatkan kekerasan dan ekstremisme,".

Presiden AS, Donald Trump Jumat malam (27/1) menadatangani aturan pembatasan pemberian visa bagi masuknya pencari suaka dan imigran dari negara-negara Muslim di antaranya: Iran, Irak, Sudan, Somalia, Libya, Suriah, dan Yaman ke wilayah AS.(PH)