Presiden Iran Peringatkan Upaya Merusak JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i32131-presiden_iran_peringatkan_upaya_merusak_jcpoa
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, setiap upaya yang merusak Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), akan berarti kegagalan diplomasi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 01, 2017 09:10 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Peringatkan Upaya Merusak JCPOA

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, setiap upaya yang merusak Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), akan berarti kegagalan diplomasi.

Ia menyampaikan hal itu ketika menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Marc Ayrault di Tehran, Selasa (31/1/2017).

Rouhani menuturkan, JCPOA membawa pesan bahwa isu-isu internasional yang kompleks dapat diselesaikan melalui dialog.

Jadi, ujarnya, semua negara harus menjaga dan memperkuat kesepakatan ini, karena setiap kerusakan akan mengirimkan pesan berbahaya kepada dunia bahwa diplomasi tidak mampu memecahkan masalah.

"Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memverifikasi bahwa Iran telah memenuhi semua kewajibannya berdasarkan JCPOA, dan semua pihak lain juga harus menerapkan isi kesepakatan tanpa penundaan," tegasnya.

Presiden Iran lebih lanjut menekankan pentingnya penguatan kerjasama antara semua negara di dunia dalam memerangi terorisme.

"Iran – sebagai korban terorisme, sekarang berada di garda depan dalam melawan fenomena ini di kawasan. Perancis juga dapat memainkan peran kunci dalam hal ini dan membantu mempromosikan stabilitas di kawasan," ujarnya.

Berbicara tentang krisis di Suriah, Rouhani menandaskan krisis Suriah tidak memiliki solusi militer dan harus diselesaikan melalui pendekatan politik.

Dia menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah, merekonstruksi negara itu dan memerangi kelompok teroris khususnya Front al-Nusra dan Daesh, dengan tetap menjaga integritas wilayah Suriah.

Dalam pertemuan itu, menlu Perancis mengatakan semua pihak harus mengawasi JCPOA sebagai pencapaian internasional.

"Uni Eropa mengadopsi strategi tunggal untuk mempertahankan prestasi JCPOA," tegas Ayrault.

Ia juga memuji peran positif Iran pada isu-isu regional dan internasional, dan menyatakan harapan bahwa Tehran akan melanjutkan kebijakan tersebut. (RM)