Rusia: Hormuz Macet Gara-gara Agresi AS, Hentikan Omong Kosong!
https://parstoday.ir/id/news/world-i189150-rusia_hormuz_macet_gara_gara_agresi_as_hentikan_omong_kosong!
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz terhenti setelah agresi militer terhadap Iran. Karena itu, semua argumentasi sia-sia harus dihentikan.
(last modified 2026-04-30T04:02:14+00:00 )
Apr 30, 2026 11:01 Asia/Jakarta
  • Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia
    Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz terhenti setelah agresi militer terhadap Iran. Karena itu, semua argumentasi sia-sia harus dihentikan.

Sebagaimana dilaporkan Pars Today mengutip IRNA, 30 April 2026, Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, saat menjawab pertanyaan dari portal India Firstpost tentang usulan Moskow kepada komunitas internasional untuk menyeimbangkan hak membela diri dengan kebutuhan mutlak menjaga jalur energi global, menegaskan bahwa jalur energi melalui Selat Hormuz berfungsi normal sebelum aliansi AS-Zionis melancarkan petualangan agresif yang tidak beralasan, ilegal, dan ceroboh terhadap Iran.

Zakharova menekankan, "Ini inti masalahnya. Semua argumentasi lain di luar ini adalah omong kosong belaka."

Rusia, katanya, sejak awal mendukung kembalinya proses penyelesaian masalah dari konflik ke jalur politik dan diplomatik. "Kami menyambut baik kesepakatan gencatan senjata dan dimulainya negosiasi Iran-AS di Islamabad."

Jubir Kemlu Rusia itu menambahkan bahwa pihaknya tetap berkomitmen membantu menyelesaikan situasi internasional yang sangat akut ini.

Ia juga mengingatkan bahwa beberapa tahun lalu, Rusia telah menyampaikan rencana komprehensif untuk menjamin keamanan kolektif di Teluk Persia kepada negara-negara kawasan dan komunitas internasional. Rencana itu, ujarnya, didasarkan pada prinsip keamanan yang setara dan tak terpisahkan bagi Iran serta negara-negara Arab tetangganya. Pentingnya rencana seperti itu kini semakin meningkat.(sl)