Ayatullah Araki: Serangan Terhadap Persatuan, Tantangan Utama Dunia Islam
https://parstoday.ir/id/news/iran-i33084-ayatullah_araki_serangan_terhadap_persatuan_tantangan_utama_dunia_islam
Sekjen Forum Dunia Pendekatan Mazhab Islam, Ayatullah Mohsen Araki menyatakan, serangan terhadap persatuan umat Islam adalah tantangan terpenting dunia Islam saat ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 18, 2017 09:04 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Mohsen Araki
    Ayatullah Mohsen Araki

Sekjen Forum Dunia Pendekatan Mazhab Islam, Ayatullah Mohsen Araki menyatakan, serangan terhadap persatuan umat Islam adalah tantangan terpenting dunia Islam saat ini.

Hal itu dikemukakan Ayatullah Mohsen Araki pada Jumat (17/02/2017) dalam konferensi bertema "Persatuan dan Syarat Kemajuan Peradaban Islam" di Universitas Hamdard New Delhi, India.

 

Ditambahkannya, tujuan dari serangan terhadap persatuan umat Islam adalah identitas dan tekad terpadu serta kekuatan dunia Islam, karena umat yang tidak memiliki identitas, tidak akan memiliki kekuatan perlawanan dan stabilitas di hadapan serangna musuh.

 

Ayatullah Mohsen Araki juga menilai persatuan, solidaritas dan konvergensi antarumat Islam merupakan salah satu mekanisme ampuh untuk menghadapi musuh Islam.

 

Ayatullah Mohsen Araki juga menilai peradaban Islam sebagai satu-satunya peradaban yang mampu menggeser peradaban Barat kontemporer dan mengatakan, "Islam dapat mencegah umat manusia dari penyimpangan akhlak, budaya, ekonomi dan politik, serta menjamin kehidupan penuh dengan perdamaian dan kesejahteraan."

 

Sekjen Forum Dunia Pendekatan Mazhab Islam menjelaskan, "Peradaban materialisme dalam dua abad terakhir telah menunjukkan ketidakefektifannya dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi umat manusia serta bahwa kembalinya terorisme, pembunuhan dan kejahatan merupakan di antara kriteria peradaban Barat kontemporer."

 

Ayatullah Mohsen Araki sejak tanggal 7 Februari 2017 berada di India untuk berpartisipasi dalam berbagai acara peringatan kemenangan Revolusi Islam Iran dan bertemu dengan para santri hauzah, mahasiswa serta menghadiri berbagai konferensi persatuan di India.(MZ)