Rouhani: Tujuan Ekonomi Resistensi, Ciptakan Kekebalan
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, salah satu tujuan ekonomi resistensi adalah memiliki kekebalan terhadap tekanan asing.
Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan sejumlah pejabat dan pemimpin lembaga-lembaga pemerintah di Tehran, Senin (3/4/2017).
Menurutnya, produksi adalah awal untuk menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
"Di bawah kegiatan produksi dan pertumbuhan, Iran akan mampu untuk mencapai dua tujuan yang ditetapkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam yaitu bidang produksi dan lapangan kerja," kata Rouhani.
Ia menilai usaha untuk memproduksi lapangan kerja di Iran sebagai kewajiban agama, nasional dan revolusi dan target pemerintah pada tahun 1396 Hijriah Syamsiah adalah menciptakan lapangan kerja untuk lebih dari 700 ribu orang.
Berbicara tentang Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), Rouhani menuturkan, tujuan Iran dalam JCPOA adalah memutuskan mata rantai sanksi kejam dan ini sudah terwujud.
Di bagian lain, ia menyinggung dua pemilu penting yang akan digelar di Iran dalam waktu dekat ini dan mengatakan, pemilu adalah kunci demokrasi dan bagian dari prinsip-prinsip legitimasi.
Republik Islam Iran, tegasnya, bersandar pada suara rakyat dan pemilu. Tujuan jangka panjang bangsa dan negara akan terwujud melalui cara ini.
"Partisipasi luas rakyat dalam pemilu penting untuk memperkuat kedudukan Iran di kancah internasional. Pemilu di Iran berbeda dengan di beberapa negara lain, digelar dengan semarak, penuh antusias serta dibarengi dengan akhlak dan persaingan," tandasnya.
Pemilu Presiden dan pemilu dewan-dewan kota dan desa di Iran akan diselenggarakan pada 19 Mei 2017. (RM)