Zarif: Serangan AS ke Suriah adalah Bid'ah Berbahaya
-
Zsolt Semjen dan Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, serangan rudal Amerika Serikat ke Suriah melanggar hukum internasional dan merupakan bid'ah berbahaya.
Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran, Sabtu (8/4) dalam pertemuan dengan Zsolt Semjen, Deputi Perdana Menteri Hungaria di Tehran menyinggung perkembangan terbaru Suriah dan menuturkan, Iran mengecam tewasnya sejumlah warga Suriah akibat penggunaan senjata kimia dan mengutuk serangan rudal Amerika ke negara itu serta menyebutnya sebagai pelanggaran tegas atas hukum internasional dan merupakan bid'ah berbahaya.
Zarif menjelaskan, Suriah sebelumnya sudah dilucuti oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, OPCW, namun lembaga ini tidak pernah melucuti senjata-senjata kimia kelompok teroris.
Ia menambahkan, dalih serangan Amerika ke Suriah di kemudian hari akan disalahgunakan oleh para teroris, sehingga kapanpun merasa lemah dan terdesak, mereka akan melakukan langkah serupa dan menyeret pihak lain ke dalam konflik termasuk Amerika.
Menlu Iran juga menyinggung bahaya meluasnya terorisme dan ekstremisme di dunia dan menerangkan, dialog dan pemahaman bersama di antara agama harus diperkuat dengan memperhatikan bahaya terorisme sehingga keamanan global terjaga.
Deputi PM Hungaria dalam pertemuan tersebut menekankan peningkatan hubungan Iran dan Hungaria di sektor energi, perbankan, transportasi, pendidikan, pariwisata dan komunikasi massa.
Ia menjelaskan, untuk memerangi terorisme dan ekstremisme kita harus memanfaatkan pengalaman di masa lalu agar tercipta dunia yang aman.
PM Hungaria, Sabtu lalu bersama rombongan tiba di Iran untuk bertemu denga sejumlah pejabat negara ini. (HS)