Zarif: Senjata Pemusnah Massal di Tangan Teroris, Ancaman Bagi Semua Pihak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i36366-zarif_senjata_pemusnah_massal_di_tangan_teroris_ancaman_bagi_semua_pihak
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, Kamis malam (20/4/2017) mereaksi serangan kimia terbaru para teroris di Irak, bercuit di akun Twitternya dan menulis, "Keberadaan senjata pemusnah massal di tangan para teroris adalah ancaman terbesar bagi semua pihak."
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 21, 2017 00:26 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif
    Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, Kamis malam (20/4/2017) mereaksi serangan kimia terbaru para teroris di Irak, bercuit di akun Twitternya dan menulis, "Keberadaan senjata pemusnah massal di tangan para teroris adalah ancaman terbesar bagi semua pihak."

Rabu (19/4/2017), sebuah unit militer Irak bersama para penasehat asing di Mosul barat, menjadi target serangan kimia oleh kelompok teroris Takfiri Daesh.

 

Abdulamir Rasheed Yarallah, komandan operasi Nainawa Irak pada Ahad lalu juga telah mengkonfirmasikan serangan kimia kelompok teroris Takfiri Daesh ke bagian barat kota Mosul.

 

Selama 30 bulan terakhir, Daesh berulangkali menggunakan senjata kimia untuk menghentikan operasi pasukan keamanan Irak di provinsi Salahuddin, Diyala dan al-Anbar.

 

Kelompok teroris Daesh pada tahun 2014 dengan dukungan finansial dan militer Amerika Serikat serta sekutu Barat dan Arabnya termasuk Arab Saudi dan Turki, menyerang Irak dan menduduki banyak wilayah di utara dan barat negara itu serta melakukan berbagai kejahatan anti-kemanusiaan.

 

Namun sejak operasi militer Irak dan pasukan relawan rakyat dimulai, hingga kini telah banyak wilayah yang dibebaskan dari pendudukan Daesh.