Iran dan Malaysia Tandatangani PTA
-
Bendera Iran dan Malaysia
Duta besar Malaysia di Tehran mengkonfirmasi kunjungan pemimpin negara ini ke Iran dengan tujuan untuk membahas penyelesaian masalah perbankan dan penandatangan perjanjian perdagangan preferensial (PTA).
Rustam bin Yahaya dalam pertemuan dengan Gholam Hossein Shafei mengatakan, Dijadwalkan dalam sebulan ke depan, presiden Senat Malaysia akan mengunjungi Iran untuk membahas penyelesaian masalah perbankan, peningkatan kerja sama di sektor teknologi informasi dan komunikasi, juga menandatangani perjanjian perdagangan preferensial (PTA) antara kedua negara.
Dubes Malaysia untuk Iran menegaskan tujuan utama kehadirannya di kantor kamar dagang Iran untuk membahas masalah perbankan kedua negara, dan menemukan solusinya.
Sementara itu, kepala kamar dagang Iran dalam pertemuan tersebut memaparkan kunjungan pelaku ekonomi Iran ke Malaysia pada musim semi mendatang.
"Peningkatan kerja sama ekonomi dengan negara-negara Muslim menjadi prioritas Iran. Hubungan Iran dengan Malaysia sangat penting dengan mempertimbangkan ikatan yang telah terjalin sejak dahulu," ujar Hossein Shafei.
Ketua kadin Iran menyebut Malaysia sebagai titik penting Iran di timur jauh, dan Iran menjadi titik penghubung bagi Malaysia menuju Asia Barat.
Nilai perdagangan bilateral Iran dan Malaysia di tahun 2015 sebesar 532 juta dolar, dan kedua negara bertekad untuk meningkatkannya menjadi satu miliar dolar dalam jangka pendek.