Amir-Abdollahian:Upaya Yahudisasi al-Quds akan Gagal
https://parstoday.ir/id/news/iran-i38828-amir_abdollahian_upaya_yahudisasi_al_quds_akan_gagal
Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional Dukungan kepada Intifada Palestina mengecam penyelenggaraan rapat kabinet rezim Zionis Israel di bawah Tembok Ratapan (Western Wall atau Kotel).
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Jun 03, 2017 23:47 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen RII.
    Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen RII.

Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional Dukungan kepada Intifada Palestina mengecam penyelenggaraan rapat kabinet rezim Zionis Israel di bawah Tembok Ratapan (Western Wall atau Kotel).

"Rezim Zionis (Israel) telah memulai upaya beraninya untuk Yahudisasi al-Quds Sharif pasca kunjungan terbaru Presiden Amerika Serikat (Donald Trump) ke Palestina pendudukan," kata Hossein Amir-Abdollahian seperti dilansir IRNA, Sabtu (3/6/2017).

Asisten Khusus Ketua Parlemen Iran itu juga mencela upaya sejumlah negara Arab untuk normalisasi hubungan dengan rezim Zionis yang mengembangbiakkan teroris.

Amir-Abdollahian mengatakan, hanya di jalur perlawanan, persatuan dan kemantapan kelompok-kelompok Palestina serta dukungan berbagai negara dan rakyat Muslim regional kepada cita-cita Palestina yang bisa membuat Palestina merdeka.

"Republik Islam Iran akan melanjutkan dukungannya kepada Muqawama (perlawanan) dan rakyat tertindas Palestina," pungkasnya.

Kabinet  Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri  rezim Zionis pada 28 Mei 2017 untuk pertama kalinya menggelar rapat mingguan di terowongan kuno di bawah Tembok Ratapan di kota Baitul Maqdis.

Sebelumnya, juru bicara Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menilai penyelenggaraan rapat kabinet rezim Zionis di terowongan kuno di bawah Tembok Ratapan sebagai buah dari kunjungan Presiden AS ke Tel Aviv.

Abdul Latif Al Qanou meminta negara-negara Arab dan Islam untuk melaksanakan tanggung jawabnya atas langkah-langkah provokatif yang dilakukan Israel.

Al Qanou menjelaskan, segala upaya pemerintah Otorita Ramallah untuk melakukan perundingan damai dengan Israel adalah dosa besar. (RA)