Zarif: Pejabat Saudi secara Terbuka Mengancam Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i39424-zarif_pejabat_saudi_secara_terbuka_mengancam_iran
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, para pejabat Arab Saudi secara terbuka mengatakan bahwa perang akan diseret hingga ke dalam Iran. Menurutnya, ini merupakan ancaman langsung terhadap Republik Islam.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Jun 13, 2017 15:06 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.
    Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, para pejabat Arab Saudi secara terbuka mengatakan bahwa perang akan diseret hingga ke dalam Iran. Menurutnya, ini merupakan ancaman langsung terhadap Republik Islam.

Mohammad Javad Zarif mengatakan hal itu di Forum Oslo di Norwegia, Selasa (13/6/2017) ketika menjawab pertanyaan tentang mengapa Iran mengatakan bahwa Arab Saudi berada di balik serangan teror di Tehran?

Beberapa waktu lalu, Mohammad bin Salman, Wakil Putra Mahkota dan Menteri Pertahanan Arab Saudi dalam wawancara televisi resmi negara ini mengatakan, kami harus memindahkan perang ke dalam Iran dan mengubah negara ini menjadi medan perang.

"Di hari serangan teror di Republik Islam Iran, Adel al-Jubeir, Menteri Luar Negeri Arab Saudi juga mempublikasikan sebuah pesan di akun Twitter," imbuh Zarif seperti dilansir IRNA.

Pasca serangan teroris di Tehran yang merenggut nyawa 17 orang dan melukai 52 lainnya, Menlu Arab Saudi dalam pesan di Twitter menulis, Iran harus dihukum dikarenakan intervensi dan dukungannya kepada terorisme di kawasan.

Zarif lebih lanjut mengatakan, Iran memiliki keamanan yang baik dan mengetahui bahwa kelompok-kelompok yang bergerak di bagian timur negara ini –di mana dua bulan lalu mereka membunuh sembilan pasukan penjaga perbatasan Iran di Balochistan– menggunakan posisi bagus negara-negara tetangga untuk menarget Republik Islam.

Menlu Iran juga menegaskan penyelesaian politik dalam semua masalah. Ia menjelaskan, Iran selama lebih dari 20 tahun mengatakan bahwa semua persoalan harus diselesaikan melalui dialog, oleh karena itu, jika pasca serangan Irak ke Iran, resolusinya dilaksanakan dengan sempurna, maka perang Kuwait tidak akan terjadi, dan seandainya perang Kuwait bisa dicegah, maka kelompok teroris Daesh (ISIS) juga tidak akan muncul.

Zarif menegaskan bahwa para pejabat Iran mengejar keamanan di kawasan.

"Republik Islam Iran menginginkan negara-negara tetangga, bahkan Arab Saudi dan Qatar, agar aman," pungkasnya.

Menlu Iran bersama dengan sebuah delegasi politik mengunjungi Oslo, ibukota Norwegia pada Senin untuk berpartisipasi dalam Forum Oslo 2017.

Forum Oslo merupakan jaringan mediator perdamaian dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kemelu Norwegia dan Humanitarian Dialog Center (HDC).

Tema pertemuan yang diangkat kali ini adalah "Peace Making In The New Era of Geopolitics". (RA)