Qassemi Jelaskan Efektivitas Kunjungan Menlu Iran ke Eropa
https://parstoday.ir/id/news/iran-i40250-qassemi_jelaskan_efektivitas_kunjungan_menlu_iran_ke_eropa
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, konsultasi dengan negara-negara independen Eropa dalam situasi ketika pemerintah AS mengacaukan semua norma-norma dan standar internasional bisa efisien dalam melewati periode ini dan menjamin keamanan dunia.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Jun 29, 2017 13:43 Asia/Jakarta
  • Bahram Qassemi, Jubir Kemlu RII.
    Bahram Qassemi, Jubir Kemlu RII.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, konsultasi dengan negara-negara independen Eropa dalam situasi ketika pemerintah AS mengacaukan semua norma-norma dan standar internasional bisa efisien dalam melewati periode ini dan menjamin keamanan dunia.

Bahram Qassemi mengatakan hal itu dalam wawancara dengan IRNA, Kamis (29/6/2017) ketika menjelaskan kunjungan Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran ke Jerman, Italia dan Perancis.

Sebelumnya, Menlu Iran tiba di Berlin pada Senin, 26 Juni 2017, dan setelah bertemu dengan para pejabat senior Jerman, ia melanjutkan perjalanan ke Italia untuk bertemu dan berdialog dengan para pejabat tinggi Roma.

Zarif meninggalkan Roma pada Kamis dan bertolak menuju Paris untuk bertemu dngan para pejabat tinggi Perancis. termasuk Presiden Emmanuel Macron.

"Mengingat kondisi regional dan pentingnya pemberantasan terorisme, di mana selain Timur Tengah, juga menarget Eropa, maka konsultasi dan pertukaran pandangan Republik Islam Iran, Jerman, Italia dan Perancis dipandang khusus," kata Qassemi.

Qassemi menyebut hubungan Iran dengan Jerman, Italia dan Perancis sebagai hubungan yang telah berlangsung lama. Ia menegaskan, kerjasama ini tidak untuk anti terhadap negara manapun.

Di bagian lain statemennya, Jubir Kemlu Iran menegaskan bahwa stabilitas dan keamanan Iran tidak diperoleh dengan cara membayar miliaran dolar kepada kekuatan-kekuatan trans-regional.

"Negara-negara Eropa telah sampai kepada kesimpulan bahwa mereka bisa mengandalkan Republik Islam Iran yang independen dan stabil," ujarnya.

Qassemi juga menyinggung bahwa senjata impor dan kontrak pembelian senjata dengan nilai besar tidak akan membawa keamanan dan stabilitas bagi kawasan.

"Keamanan hanya bisa diraih berdasarkan keinginan kolektif semua negara dan bersandar pada rakyat," pungkasnya. (RA)