Rouhani: Tidak Ada yang Bisa Aman dengan Mengancam Pihak lain
Presiden Iran Hassan Rouhani mengecam sejumlah negara karena menggunakan terorisme sebagai alat dalam kebijakan luar negeri mereka, dan menyatakan bahwa negara yang memiliki perspektif tersebut dapat merugikan kepentingan pihak lain dan keliru jika merasa akan tetap aman.
"Apapun negara, yang berusaha menggunakan kekuatannya untuk mengancam pihak lain, [sejatinya] telah mengancam dirinya sendiri," demikian kata Rouhani pada 'Konferensi Internasional untuk Memerangi Pasir dan Badai Debu (SDS): Tantangan dan Solusi Praktis' yang berlangsung di Tehran pada Senin.
"Negara atau kekuatan manapun, yang menganggap bisa menggunakan terorisme untuk menyukseskan tujuannya di kawasan dan dunia, adalah benar-benar keliru," tambahnya.
"Jika Arab Saudi atau Amerika Serikat memiliki perspektif semacam itu, maka mereka telah melakukan kesalahan. Saya tidak menyebutkan nama Israel di sini karena seluruh eksistensinya terbentuk dari kesalahan, kekeliruan, pendudukan dan invasi," tambahnya.
Rouhani mengatakan bahwa mengupayakan "kebijakan win-win" adalah satu-satunya cara untuk mewujudkan perdamaian di Asia Barat dan Timur Tengah, yang telah menyaksikan banyak krisis selama beberapa tahun terakhir.
Di dunia sekarang ini, Rouhani menambahkan, pendekatan yang terfokus untuk menggapai kekuatan regional yang lebih unggul harus disisihkan, seraya menekankan bahwa "tujuannya harus diubah untuk menciptakan wilayah yang kuat."(MZ)