Iran Layangkan Protes Keras kepada Kuwait
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41382-iran_layangkan_protes_keras_kepada_kuwait
Menyusul tuduhan tak berdasar Departemen Luar Negeri Kuwait kepada Republik Islam Iran terkait kasus Abdali (Abdali cell), Falah al-Hajraf, kuasa usaha Kuwait di Tehran dipanggil Deplu Republik Islam dan Iran menyampaikan protes kerasnya kepada Kuwait.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jul 21, 2017 01:35 Asia/Jakarta
  • Jubir Deplu Iran, Bahram Qassemi
    Jubir Deplu Iran, Bahram Qassemi

Menyusul tuduhan tak berdasar Departemen Luar Negeri Kuwait kepada Republik Islam Iran terkait kasus Abdali (Abdali cell), Falah al-Hajraf, kuasa usaha Kuwait di Tehran dipanggil Deplu Republik Islam dan Iran menyampaikan protes kerasnya kepada Kuwait.

IRIB melaporkan, Juru bicara Deplu Iran, Bahram Qassemi seraya mengungkapkan berita ini menambahkan, pemanggilan kuasa usaha Kuwait dilakukan Kamis sore dan deplu Iran seraya menolak dakwaan tak berdasar petinggi Kuwait menandaskan bahwa sangat disayangkan petinggi Kuwait di saat kondisi sensitif kawasan malah menarget Tehran melalui tudingan palsu ketimbang meredam tensi sia-sia dan mengekang diri dihadapan represi serta provokasi para petualang di kawasan.

Qasemi kepada kuasa usaha Kuwait menekankan, Republik Islam Iran tidak memiliki hubungan dengan kasus ini dan hal ini sebelumnya telah disampaikan kepada pejabat Kuwait.

Deplu Iran juga menegaskan, Iran berhak melakukan langkah serupa dalam menurunkan level diplomatik kedua negara dan akan mengambil keputusan yang diperlukan.

Sementara itu, kuasa usaha Kuwait seraya mengungkapkan penyesalannya atas transformasi terbaru yang ada menambahkan dirinya akan menyampaikan protes Iran kepada petinggi Kuwait.

Kuwait Kamis (20/7) menyatakan akan mengurangi jumlah diplomat Iran di wilayahnya dan menutup kantor urusan budaya Iran.

Kuwait melakukan hal ini dengan dalih berkas Abdali, di mana di kasus tersebut Kuwait menuding Republik Islam Iran memiliki hubungan dengan anasir kelompok ini.

Sementara itu, Tehran berulang kali menepis tudingan Kuwait tersebut. (MF)